Peran lembaga pemberdayaan masyarakat desa dalam perencanaan pembangunan desa

Hardi B Hardi B, Muhammad Saleh, Juliansyah Juliansyah

Abstract


Peran Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Dalam Perencanaan Pembangunan Desa Muara Leka Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara. Dibawah Pembimbing I Prof. Dr. Muhammad saleh, M.S dan Pembimbing II  H. Juliansyah, S.E.,MA. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran lembaga pemberdayaan masyarakat desa dalam perencanaan pembangunan Desa Muara Leka Kecamatan Muara Muntai Kabupaten Kutai Kartanegara Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian membuktikan bahwa peranan LPMD terhadap program pembangunan  (dibidang pendidikan, bidang sosial, bidang pekerjaan umum, dan lingkungan hidup) dari program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah Desa Muara Leka telah tercapai dengan baik dan efektif, walaupun ada beberapa program RKPDes dibidang pembangunan yang belum tercapai sepeti bantuan dana kegiatan ibadah mesjid ALMuslim dan bantuan kegiatan ibadah GPDI, ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti kurangnya anggaran yang telah ditetapkan. Selain itu juga, ada beberapa program yang pelaksaksanaanya menimbulkan masalah seperti mutu dari semenisasi yang kurang bagus dan seringnya keterlambatan warga dalam membayar tagihan listrik desa, sehingga yang tadinya ini sebagai pemasukan dari Desa Muara Leka justru menjadi tidak optimal. Naumun, Secara umun program yang dilakukan pemerintah desa bersama LPMD telah dilaksanakan dan program pembangunan tersebut sudah dapat digunakan oleh masyarakat Desa Muara Leka. Berdasarkan hasil program pembangunan yang direncanakan LMPD bersama pemerintah desa semua dapat menyelesaikan masalah yang terjadi, kemudian menjadi solusi yang memang berhubungan dengan ketiga bidang program pembangunan tersebut.


Keywords


Peranan lpmd; musrenbang; perencanaan pembangunan desa

References


Alhumami, A. (2005). Evolusi Pemikiran Pembangunan. 5.

Firdhaus, M. F., & Suswandi, P. E. (2019). Analisis Disparitas Pembangunan Ekonomi Antar Kecamatan Di Kabupaten Lumajang. 6.

Hadi, A. P. (2014). Tinjauan Terhadap Berbagai Program Pemberdayaan Masyarakat Di Indonesia. 22.

Harahap, E. F. (2012). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Bidang Ekonomi Untuk Mewujudkan Ekonomi Nasional Yang Tangguh Dan Mandiri. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 3, 19.

Jamal, E. (2009). Membangun Momentum Baru Pembangunan Pedesaan Di Indonesia. 8.

Nasrul, W. (2013). Peran Kelembagaan Lokal Adat Dalam Pembangunan Desa. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi Dan Pembangunan, 14(1), 102. Https://Doi.Org/10.23917/Jep.V14i1.164

Nurhuda, R., Muluk, M. R. K., & Prasetyo, W. Y. (2013). Analisis Ketimpangan Pembangunan (Studi Di Provinsi Jawa Timur Tahun 2005-2011). Jurnal Administrasi Publik (JAP), 1(4), 10.

Rafsanzani, H., & Supriyono, B. (2013). Kemitraan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa Dengan Kepala Desa Dalam Perencanaan Pembangunan Desa (Studi Kasus Di Desa Sumber Ngepoh Kecamatan Lawang Kabupaten Malang). Jurnal Administrasi Publik (JAP), 1(4), 6.

Rahadian, A. H. (2016). Strategi Pembangunan Berkelanjutan. Prosiding Seminar Stiami, 3(01), 11.

Roza, D., & S, L. A. (2018). Peran Badan Permusyawaratan Desa Di Dalam Pembangunan Desa Dan Pengawasan Keuangan Desa. Padjadjaran Jurnal Ilmu Hukum (Journal Of Law), 4(3), 606–624. Https://Doi.Org/10.22304/Pjih.V4n3.A10

Ruru, N., Kalangi, L., & Budiarso, N. S. (2017). Analisis Penerapan Alokasi Dana Desa (Add) Dalam Upaya Meningkatkan Pembangunan Desa (Studi Kasus Pada Desa Suwaan, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara). GOING CONCERN : JURNAL RISET AKUNTANSI, 12(01). Https://Doi.Org/10.32400/Gc.12.01.17140.2017

Scheyvens, R., Banks, G., & Hughes, E. (2016). The Private Sector And The Sdgs: The Need To Move Beyond ‘Business As Usual’: The Private Sector And The Sdgs: Moving Beyond ‘Business-As-Usual.’ Sustainable Development, 24(6), 371–382. Https://Doi.Org/10.1002/Sd.1623

Soepono, P. (1999). Teorilokasi: Representasi Landasan Mikro Bagi Teori Pembangunan Daerah. 14, 32.

Sudomo, A. (2011). Penelitian Tingkat Partisipasi Masyarakat Dalam Pelaksanaan Kegiatan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan (Studi Kasus Di Desa Cisaga, Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat). Proceeding Snapp2011, 2, 10.

Sugiyono, (2012) “Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D”. Cetakan: Bandung: Alfabeta.

Suharyanto, S., & Sofianto, A. (2012). Model Pembangunan Desa Terpadu Inovatif Di Jawa Tengah. Jurnal Bina Praja, 04(04), 251–260. Https://Doi.Org/10.21787/JBP.04.2012.251-260

Wirawan, R. (2015). Partisipasi Masyarakat Dalam Perencanaan Pembangunan Daerah. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 4(2), 12.




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jiem.v6i4.8096

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM)

 
Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License