Analisis Usaha Ternak Sapi di Kecamatan Samarinda Utara Kota Samarinda

Authors

  • Indra Wardana Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia.
  • Michael Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia.
  • Rachmad Budi Suharto Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.29264/jiem.v4i4.6214

Keywords:

Total Cost, Total Revenue, Profit Maksimum

Abstract

Sebagai Ibukota Kalimantan Timur, kota Samarinda memiliki Dinas Pertanian kota Samarinda yang memiliki tujuan untuk mencapai kondisi peternakan yang tangguh, yang dicirikan dengan kemampuan mensejahterakan petani peternak dan kemampuannya dalam mendorong pertumbuhan sektor terkait secara keseluruhannya. Usaha ternak sapi dapat dikatakan berhasil bila telah memberikan kontribusi pendapatan dan dapat memenuhib kebutuhan hidup peternak. Hal ini dapat dilihat dari berkembangnya jumlah kepemilikan ternak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keunutngan maksimum para peternak sapi di Kecamatan Samarinda utara. Penelitian ini menggunakan rumus Profit Maksimum π = TR –TC dengan menggunakan data primer dan data sekunder dari 50 responden. Hasil penelitian Profit pada usaha ternak sapi yang terbesar adalah tingkat kepemilikan 11-19 ekor sebesar Rp 517.232.505 dan pada skala sedang tingkat kepemilikan ternak 6-10 ekor sebesar Rp 399.260.399 serta pada skala kecil tingkat kepemilikan 1-5 ekor sebesar Rp 191.203.750 perbedaan besarnya profit yang diterima oleh peternak disebabkan karena perbedaan jumlah ternak sapi yang dimiliki dan besarnya biaya produksi yang dikeluarkan selama periode pemeliharaan

Downloads

Published

2019-11-10

Issue

Section

Articles