Kontribusi tax amnesty dalam mendorong stabilitas sistem keuangan menyongsong automatic exchange of information (aeoi)

Ning Karna Wijaya

Abstract


Kebijakan tax amnesty berperan dalam memperkuat APBN melalui penerimaan pajak. Tax amnesty menjadi salah satu upaya dalam mengatasi keterbatasan ruang fiskal sebagai salah satu penyebab resiko ketidakseimbangan keuangan domestik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kontribusi amnesti pajak terhadap stabilitas sistem keuangan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan komparatif studi, yaitu dengan membandingkan kondisi stabilitas sistem keuangan sebelum kebijakan tax amnesty, pada masa tax amnesty, dan setelah tax amnesty menjelang era keterbukaan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tax amnesty memiliki kontribusi positif dalam mendorong stabilitas sistem keuangan. Pertumbuhan DPK pada masa tax amnesty menjadi titik balik perbaikan ISSK dari yang semula 9,5% menjadi 8,8% dan 8,2% di akhir masa tax amnesty. Pasca tax amnesty, pertumbuhan DPK mengalami penurunan diiringi dengan membaiknya efisiensi dan kinerja perbankan sehingga ISSK tetap terjaga sebesar 7,7%. Kondisi stabilitas sistem keuangan yang baik menjadi modal kesiapan perbankan dalam menyongsong era keterbukaan informasi. Tren positif ruang fiskal setelah memasuki Automatic Exchange of Information perlu diimbangi dengan kinerja institusi keuangan dan pasar keuangan baik pada sisi tekanan, intermediasi dan efisiensi.


Keywords


Pengampunan pajak; stabilitas sistem keuangan; pertukaran informasi otomatis (aeoi)

References


Abdul Azis. Juni 2017. Akses Keuangan untuk Perpajakan. Media Keuangan, hal. 19-20

Agus Iwan Kesuma. 2016. Pengampunan Pajak (Tax Amnesty) sebagai upaya optimalisasi Fungsi Pajak. Jurnal Inovasi, Vol.12, No.2 hal. 2528 1097

Amir, Junaidi & Yulmardi. 2009. Metode Penelitian Ekonomi dan Penerapannya. Bogor: IPB Press. hal.222.

Dewi Restu Mangeswuri. 2017. Keterbukaan Informasi Keuangan dalam Rangka Meningkatkan Penerimaan Pajak. Buletin APBN Pusat Kajian Anggaran Badan Keahlian DPR RI Edisi X. Vo.II. Juni 2017 hal.3-8

Iman Gunadi, Aditya Anta Taruna, Cicilia A. Harun. 2013. Penggunaan Indeks Stabilitas Keuangan (ISSK) dalam pelaksanaan Surveilans Makroprudensial. Working Paper BI No. 15

Hadari Nawawi. 1991. Metodologi Penelitian Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Hal.63

Maya Anggriani Awaeh, Linda Lambey, Sherly Pinatik. 2017. Analisis Efektifitas Penerapan Tax Amnesty (Pengampunan Pajak) Terhadap Penerimaan Pajak Pada Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bitung. Jurnal EMBA, Vol. 5 No. 2 Juni 2017, hal. 2268-2276

Nur Asyiah Jamil. 2017. Efektifitas Penerapan Tax Amnesty di Indonesia. Jurnal Academica, Vol.1, No.1, Januari-Juni 2017, hal. 51-65

Olivia Adam, Hartati Tuli, Siti Pratiwi Husain. 2017. Pengaruh Program Tax Amnesty terhadap Efektifitas Penerimaan Pajak di Indonesia. Jurnal Ilmu Akuntansi Vo.10 No.1 April 2017, hal. 61-70

Organization of Exchange C0-Operation and Development. 2012. Automatic Exchange of Information: what it is, how it works, benefits, what remain to be done, OECD. hal. 5

Supramono, Damayanti. 2010. Perpajakan Indonesia. Yogyakarta: CV. Andi. hal:1

Wihana Kirana Jaya. April 2016. Bicara Tax Amnesty. Media Keuangan, hal.17




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jinv.v15i1.4603

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 INOVASI


Indexing: