Pengaruh dana bagi hasil dan belanja langsung serta belanja tidak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi

Aditya Penta Artana, Juliansyah Juliansyah, Diana Lestari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Dana Alokasi Saham dan Biaya Langsung serta Biaya Tidak Langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur selama sepuluh tahun dari tahun 2006 hingga tahun 2015. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis berganda. regresi linier. Data sekunder yang digunakan dalam penelitian ini diperoleh dari laporan realisasi pendanaan untuk hasil, pengeluaran langsung, pengeluaran tidak langsung, dan laju pertumbuhan ekonomi di provinsi Kalimantan Timur periode 2006 hingga 2015 yang telah diterbitkan oleh Biro Pusat Statistik Timur Provinsi Kalimantan. Rekayasa pengumpulan data menggunakan dokumentasi data dan metode kepustakawanan. Hasil penelitian menunjukkan signifikan f 0,003 <0,05 yang berarti bahwa secara simultan variabel Dana Alokasi Saham, Biaya Langsung, dan Biaya Tidak Langsung dapat memprediksi pertumbuhan ekonomi di Kalimantan Timur tahun 2006-2015. Uji-t untuk Dana Alokasi Saham menunjukkan nilai signifikan 0,003 <0,05 artinya Efek Dana Alokasi Saham berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Pengeluaran Langsung menunjukkan nilai signifikan 0,001 <0,05 yang berarti pengaruh Pengeluaran Langsung negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Biaya Tidak Langsung menunjukkan nilai signifikan 0,052 <0,05 yang berarti Biaya Tidak Langsung positif tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Hasil persamaan regresi linier berganda dari Dana Alokasi Saham, Biaya Langsung, dan Biaya Tidak Langsung terhadap pertumbuhan ekonomi sebagai berikut: PE = 2,710 + 0,033DBH (SDA) - 0,045BL + 0,044BTL + e. Selain itu diperoleh bahwa nilai adjusted R Square pada penelitian ini adalah 0,826. Ini berarti pertumbuhan ekonomi 82% dapat diprediksi dari pergerakan tiga variabel independen


Keywords


Share allocation fund; dairect expense; indirect expense; economic growth

References


Arsyad, Lincolin. 2004. Ekonomi Pembangunan. STIE-YKPN: Yogyakarta.

Azis, Iwan Jaya. 1994. Ilmu Ekonomi Regional dan Beberapa Aplikasinya Di Indonesia. FEUI: Jakarta. Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur. 2010. PDRB Kabupaten/Kota Di Kalimantan Timur

Menurut Lapangan Usaha. Kalimantan Timur: BPS Provinsi Kalimantan Timur.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur. 2014. Statistik Keuangan Pemerintah Kabupaten/Kota.

Kalimantan Timur: BPS Provinsi Kalimantan Timur.

Boediono. 2001. Ekonomi Makro. Edisi Empat. BPFE: Yogyakarta. Case dan Fair. 2004. Prinsip-prinsip Ekonomi Makro. Indeks: Jakarta.

Elmi, B. 2002. Kkeuangan Pemerintah Daerah Otonom di Indonesia. UI-Press: Jakarta.

Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro: Semarang.

Halim, Abdul. 2008. Akuntansi Sektor Publik; Akuntansi Keuangan Daerah. Edisi Pertama. Salemba Empat: Jakarta.

Ibrahim, Maulana Malik. 2015. “Pengaruh PAD, DAU, DAK dan DBH terhadap Pertumbuhan Ekonomi”. Skripsi Fakultas Ekonomi. Universitas Islam Negeri.

Kaho, Josef Riwu. 1997. Prospek Otonomi Daerah di Negara Republik Indonesia. Fak.Sospol-UGM: Yogyakarta.

Lestari, Puji. 2014. “Pengaruh Belanja Pemerintah dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Kediri”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Surabaya.

Muana, Nanga. 2001. Makro Ekonomi, Masalah dan Kebijakan. PT. Raja Grafindo Persada: Jakarta. Pamudji. S. 1980. Pembinaan Perkotaan di Indonesia. Ichtiar. Jakarta.

Republik Indonesia. 1999. Undang-Undang RI No. 22 Tahun 1999 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat Dan Daerah.

Republik Indonesia. 2003. Undang-Undang RI No.17 Tahun 2003 Tentang Keuangan Negara.

Republik Indonesia. 2004. Undang-Undang RI No. 33 Tahun 2004 Tentang Perimbangan Keuangan Antara Pemerintah Pusat dengan Pemerintah Daerah.

Republik Indonesia. 2008. Undang-Undang RI No. 32 Tahun 2008 Tentang Pemerintah Daerah.

Riyanto, Selamet. 2015. “Pengaruh Pajak Daerah dan Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Kalimantan Timur”. Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Mulawarman.

Sugiyono. 2008. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta. Sukirno, Sadono. 2010. Pengantar Teori Ekonomi Makro. PT. Raja Grafindo Perkasa: Jakarta.

Syahramdani, DidikNur. 2014. “Pengaruh Belanja Langsung dan Belanja Tidak Langsung Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Kesempatan Kerja Di Provinsi Kalimantan Timur”.Skripsi Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Universitas Mulawarman.

Todaro, Michael dan Smith, Stephen. 2004. Pembangunan Ekonomi Dunia Ketiga. Erlangga: Jakarta. Wajong. J. 1975. Administrasi Keuangan Daerah (Cetakan IV). Ichtiar. Jakarta.

Widjaja, HAW. 2002. Otonomi Daerah dan Daerah Otonom. PT Raja Grafindo Persada: Jakarta. www.aceh.bps.go.id




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jiem.v3i3.3571

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM)

 

 

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.