Pengukuran kinerja sektor publik dengan pendekatan balanced scorecard

Destiana Nurisnaini, Hamid Bone, Wulan Iyhih Ratna Sari

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja Puskesmas Kariangau menggunakan pengukuran kinerja Balanced Scorecard.Variabel yang digunakan adalah perspektif yang ada di dalam balanced scorecard, yaitu perspektif keuangan, perspektif pelanggan, perspektif proses bisnis internal dan perspektif pembelajaran dan pertumbuhan. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder.Metode pengumpulan datanya adalah dokumentasi Puskesmas Kariangau, yaitu laporan keuangan, indeks kepuasan masyarakat, laporan kunjungan pasien dan profil Puskesmas Kariangau. Hasil penelitian ini menunjukkan dari perspektif keuangan sudah menunjukkan kinerja yang baik, perspektif pelanggan kinerjanya sangat baik, perspektif proses bisnis internal kinerjanya diketahui baik, serta perspektif pembelajaran dan pertumbuhan menunjukkan kinerja yang baik. Secara keseluruhan dari hasil empat perspektif yang dianalisis menunjukkan bahwa kinerja Puskesmas Kariangau termasuk dalam kategori baik.


Keywords


pengukuran kinerja; balanced scorecard; perspektif keuangan; perspektif pelanggan; proses bisnis internal; pembelajaran; pertumbuhan

References


Halim, A. (2013). Akuntansi Sektor Publik: Akuntansi Keuangan Daerah. Salemba Empat. Yogyakarta.

Ihyaul, Ulum. (2009). Akuntansi Sektor Publik – Suatu Pengantar. Bumi Aksara. Jakarta.

Kaplan, R.S dan Norton, P.N. (2000). Menerapkan Strategi menjadi Aksi Balanced Scorecard. Erlangga. Jakarta.

KepmenPAN Nomor 25 Tahun 2004 tentang “Pedoman Umum Penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat Unit Instansi Pemerintah”.

Kotler, Philip And Kevin,L Keller. (2016). Marketing Manajemen 15.Inc: Pearson Education

Lembar Negara. (2012) . Penetapan Puskesmas Perawatan Kariangau Sebagai Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Sebagai Pusat Kesehatan Masyarakat Perawatan yang Menerapakan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah Secara Bertahap. Balikpapan.

Maryudi. (2015). “Kinerja Puskesmas Menggunakan Metode Balanced Scorecard: Studi Kasus Pada Puskesmas Juwana Periode 2010-2014”. Skripsi. Universitas Negeri. Semarang.

Mahmudi, (2015).“Manajemen Kinerja Sektor Publik”. STIE YKPN. Jakarta.

Mahsun, Mohomad. (2009). “Pengukuran Kinerja Sektor Publik”.BPFE.

Yogyakarta.

Moeheriono. (2012). Pengukuran Kinerja Berbasis Kompetensi. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Natadipura. M.I. (2010). “Analisis Kinerja Puskesmas Emparu Kabupaten Sintang Berdasarkan Pendekatan Balanced Scorecard”. Tesis. Universitas Terbuka. Jakarta.

Rani, N. (2014). “Penerapan Strategi Balanced Scorecard Sebagai Alat Pengukuran Kinerja Karyawan: Studi Kasus Puskesmas Bangkingan Surabaya”. Skripsi. STIESIA. Surabaya.

Rumintjap, M.L. 2013. “Penerapan Balanced Scorecard Sebagai Tolak Ukur Pengukuran Kinerja di RSUD Noongan ”. Jurnal EMBA. Vol.1 No.3, hal: 841-959. Universitas Sam Ratulangi Manado. Manado.

Sumada, K. 2013. “Peritungan Indeks Kepuasan Masyarakat”. Diakses pada 15 Oktober 2019. http://ketutsumada.blogspot.com/2013/02/perhitungan-indeks-kepuasan-masyarakat.html.

Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 Tentang “Pelayanan Publik”.

Wirasata. P. 2010. “Analisis Pengukuran Kinerja RSUD Tg. Uban Provinsi Kepulauan Riau”. Tesis. Universitas Indonesia. Jakarta.

Wiyati, R. 2014. “Penerapan Pengukuran Kinerja dengan Balanced Scorecard (studi kasus pada RSUD Selat panjang)”.Pekbis Jurnal. Vol. 6, No. 1, Hal: 66-73. Universitas Lancang Kuning. Riau.




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jiam.v6i4.7702

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM)

 
Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License