Analisis penentuan harga pokok produksi pada ud fatma meubel

Katrin Serly Sasmia, Nurita Affan, Indra Suyoto Kurniawan

Abstract


Katrin Serly Sasmia, Analisis Penentuan Harga Pokok Produksi Pada UD Fatma Meubel, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman, di bawah bimbingan Nurita Affan dan Indra Suyoto Kurniawan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis metode harga pokok produksi menurut perusahaan apakah telah tepat. Penelitian ini di lakukan di UD Fatma Meubel, dengan objek penelitianya di fokuskan pada bulan Januari tahun 2008. Metode penulisan yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini adalah deskripstif kuantitatif. Agar dapat menghitung harga pokok produksi secara tepat maka di perlukan tarif biaya overhead pabrik dan perhitungan harga pokok pesanan dengan pendekatan full costing. Perhitungan biaya overhead pabrik yang belum tepat pada perusahaan menyebabkan perbedaan dalam perhitungan tarif biaya overhead pabrik antara perusahaan dengan hasil analisis. Hasil perhitungan tarif biaya overhead pabrik menurut perusahaan adalah 25%, sedangkan hasil perhitungan tarif biaya overhead menurut analisis adalah 30%. Perhitungan biaya overhead yang belum tepat pada perusahaan juga menyebabkan terjadinya selisih total harga pokok pesanan menurut perusahaan dengan hasil analisis. Total harga pokok pesanan meubel pada bulan januari Tahun 2018 menurut perusahaan adalah untuk set meja makan Rp.3.506.250 dan menurut hasil analisis Rp.3.620.900  maka terdapat selisih total harga pokok pesanan sebesar Rp.114.650. Set kursi tamu menurut perusahaan adalah Rp 2.481.250 dan menurut hasil analisis Rp.2.555.500 maka terdapat selisih total harga pokok pesanan sebesar Rp. 481.730. Lemari pakaian 2 pintu menurut perusahaan adalah Rp 1.430.470 dan menurut hasil analisis Rp.1.309.000 maka terdapat selisih total harga pokok pesanan sebesar Rp. 29.000. Lemari TV menurut perusahaan adalah Rp 1.280.000 dan menurut hasil analisis Rp.1.309.000 maka terdapat selisih total harga pokok pesanan sebesar Rp.699.630. Sesuai penjelasan diatas bahwa menunjukan bahwa perusahaan menetapkan harga pokok pesanan lebih rendah di banding hasil analisis.


Keywords


Biaya;Full Costing;Harga Pokok Produksi

References


Bustami, Bastian dan Nurlela.(2010).Akuntansi Biaya Melalui Pendekatan Manajerial. Edisi Pertama. Mitra Wacana Media. Jakarta.

Dewi, Prima Sofia, Dan Kristanto Bayu Septian.2015.Akuntansi Biaya.Edisi kedua. Bogor: IN MEDIA

Halim, Abdul.(2012).Dasar-dasar Akuntansi Biaya. Edisi Empat. BPFE. Yogyakarta.

Hansen, Don R. dan Maryanne M. Mowen, (2009). Akuntansi Manajer Manajemen Biaya. Salemba Empat. Jakarta.

Helmina.(2013). Penentuan Harga Pokok Produksi Berdasarkn Metode Full Costing pada Pembuatan Etalase Kaca dan Alumunium di UD.Istana Alumnium Manado.(3) : 217-224.

Horngren, Charles T, Srikant M. Datar,Geoger Faster.2012. Cost Accounting : A managerial Emphasis, Fourteenth Editions, England: Person Education Limited.

Kholmi dan Yuningsih. (2009). Akuntansi Biaya. UMM Press.

Jusup, Haryono. (2011). Dasar-Dasar Akuntansi, Edisi Tujuh. Jilid Satu. Bagian Penerbit STIE YKPN Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Mulyadi.(2014). Akuntansi Biaya. Edisi Kelima. Cetakan kedua belas. Bagian Penerbit UPP STIM YKPN Universitas Gadjah Mada. Yogyakarta.

Siregar, Baldric, Suripto, Bambang, Hapsoro, Widodo.(2013), Akuntansi Biaya, Edisi kedua, Bab 2,7,9,-11, Salemba Empat, Jakarta.

Sugiono.(2009). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Penerbit : Alfabeta. Bandung.

Supriyono, R.A (2014). Akuntansi Biaya Pengumpulan Biaya dan Penentuan Harga. Buku Pertama. Edisi Kedua. Cetakan kedelapan belas. Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jiam.v6i2.7532

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM)