Penelitian ini dilakukan untuk mengukur kinerja komparatif perusahaan sebelum dan sesudah IPO, dengan EVA sebagai alat analisis. EVA sendiri adalah ukuran kinerja periodik yang akurat dan lebih tepat, karena memperhitungkan biaya modal dengan mengurangi laba bersih setelah pajak (NOPAT) dengan biaya modal, serta menguji hipotesis menggunakan uji statistik non parametrik. Penelitian ini menggunakan 30 perusahaan, dengan periode IPO dari 2010 hingga 2014. Data yang diperoleh adalah data sekunder yang mencakup laporan keuangan dari situs resmi perpustakaan bursa efek Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada perbedaan yang signifikan, mengenai EVA sebelum dan sesudah perusahaan menawarkan di publik (IPO). Meskipun EVA dari tahun ke tahun berfluktuasi, tetapi perbedaannya sangat signifikan. Selama 1 tahun sebelum dan sesudah IPO, ada perusahaan yang mengalami peningkatan EVA secara positif, dan negatif, dan beberapa mengalami penurunan EVA. EVA negatif untuk menunjukkan bahwa perusahaan belum dapat menghasilkan laba ekonomi, juga karena beberapa efektivitas manajerial selama IPO belum efektif.