Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kecurangan Laporan Keuangan dengan Perspektif Fraud Diamond
DOI:
https://doi.org/10.29264/jiam.v2i2.1042Abstract
Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis pengaruh variabel Pengembangan segitiga penipuan oleh Cressey, berlian penipuan yang diusulkan oleh Wolfe dan Hermanson (2009) bahwa target keuangan, stabilitas keuangan, tekanan eksternal, sifat industri, pemantauan yang tidak efektif, perubahan auditor, rasionalisasi dan kemampuan terhadap penipuan laporan keuangan yang diproksikan oleh manajemen laba pendapatan. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 53 perusahaan manufaktur yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2012-2014. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder, berupa laporan tahunan perusahaan yang tercatat di Bursa Efek selama periode 2012-2014. Pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan regresi linier berganda dengan perangkat lunak SPSS 20. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel stabilitas keuangan yang diproksi oleh perubahan rasio total aset, variabel tekanan eksternal yang diproksi oleh rasio leverage, variabel target keuangan yang diproksi oleh ROA (Return On Asset), dan sifat industri yang diproksi oleh perubahan rasio piutang terbukti mempengaruhi penipuan laporan keuangan. Penelitian ini tidak membuktikan bahwa kebutuhan keuangan pribadi yang diproksi oleh OSHIP, variabel pemantauan yang tidak efektif yang diproksi oleh rasio dewan komite audit independen, rasionalisasi yang diproksi oleh perubahan auditor, dan kemampuan yang diproksi oleh pergantian direksi berpengaruh terhadap penipuan laporan keuangan.
References
Albrecht. W. S. 2002. Fraud Examination. Mason, OH: Thomson-southWestern, United States of America.
Albrecht, W.Steve, Conan Albrecht & Chad Albrecht, 2011. Fraud Examination, CENGAGE Learning Mason (USA).
American Institute of Certified Public Accountants. 2002. Statement on Auditing Standards. http://www.aicpa.org/research/standards/auditattest/downloadabledocume ts/au-00316.pdf pada Tanggal 05 Maret 2016.
Andayani, Tutut Dwi. 2010. Skripsi. Pengaruh Karakteristik Dewan Komisaris Independen Terhadap Manajemen Laba. Universitas Dipenogoro. Semarang.
Aranta, Petra Zulia. 2013. Pengaruh Moralitas Aparat dan Asimetri Informasi Terhadap Kecenderungan Kecurangan Akuntansi (Studi Empiris Pemerintah Kota Sawahlunto).Padang : Universitas Negeri Padang.
Association of Certified Fraud Examiners (ACFE). 2000. “ Report to Nation”.
http://marketplace.cfenet.com/download.asp. pada tanggal 23 Maret 2016.
Bathala, C. T., Moon, K. P., & Rao, R. P. (1994). Managerial ownership, debt policy, and the impact of institutional holdings: An agency perspective. Financial Management, 23(3), 38–50. http://dx.doi.org, diakses tanggal 23 Maret 2016.
Cressey, D. R. (1953). Other People Money. Montclair, NJ: Pattterson smith, pp. 1-300.
Dechow, P.M., Sloan, R.G., Sweeney, A. 1995. Detecting Earnings Management. The Accounting Review. Volume 70.
Diany, Yuvita Avrie. 2014. Determinan Kecurangan laporan Keuangan: Pengujian Teori Fraud Triangle. Skripsi. Universitas Diponegoro, Semarang
Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 21, Edisi Ketujuh. Badan Penerbit Universitas Diponegoro, Semarang.
Halim, Abdul. 2003. Auditing (Dasar-dasar Audit Laporan Keuangan). Jilid 1. Edisi Ketiga. UPP AMP YKPN.
Hanum, Ivonna Nurfhyasa. 2014. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Fraudulent Financial Statement Dengan Perspektif Fraud Triangle. Skripsi. Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Lampung. Bandar Lampung.
Hendra, Vincentius., Yohannes Santana, dan Lisia Gandhatama. 2014. The Fraud Triangle.https://www.academia.edu/6634188/FRAUD_TRIANGLE pada Tanggal 07 Maret 2016.
Koroy, Tri Ramaraya. 2008. Pendeteksian Kecurangan (Fraud) Laporan Keuangan oleh Auditor Eksternal. “Jurnal Akuntansi dan Keuangan, Vol. 10, No. (1),h. 22-33.
Kurniawati, Ema. 2012. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Financial Statement Fraud dalam Perspektif Fraud Triangle. Skripsi. Universitas Diponegoro. Semarang.
Loebbeck. J.K., M. M. Elining, and J. J. Willingham. 1989. “ Auditors” experience with material irregularities: Frequency, nature, and destability. Auditing: A Journal or Practice & Theory 9 (fall): 1-28.
Lou, Y. I., and M. L. Wang. 2009. “ Fraud Risk Factor Of The Fraud Triangle Assessing The Likelihood of Fraudulent Financial Reporting. “ Journal of Bussines and Economic Research, Vol. 7. No.2, H. 62-66.
Menteri Keuangan. 2008. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/PMK.01/2008 Pasal 3 Tentang Jasa Akuntan Publik. Jakarta.
Najahningrum, Anik Fatun & Sukardi; Maylia. 2013.Faktor-Faktor yang
Mempengaruhi Kecenderungan Kecurangan (Fraud) : Persepsi Pegawai Dinas Provinsi DIY. Publikasi SNA XVI. Manado.
Norbarani, Listiana. 2012. Pendeteksian Kecurangan Laporan keuangan Dengan Analisis Fraud Triangle Diadopsi Dalam SAS No. 99. Universitas Diponegoro. Semarang.
Rezaee, Z. 2002. Financial Statement Fraud: Preventaion and Detection. New York: John Wiley & Sons, inc.
. 2005. Causes, consesquences, and deterrence of financial statement fraud. Critical perspectives on Accouting, 16 277-298.
Salno, H.M. dan Baridwan. 2000. “Analisis Perataan Penghasilan (income Smoothing): Faktor-faktor yang Mempengaruhi dan Kaitannya dengan Kinerja Saham Perusahaan Publik di Indonesia”. Jurnal Riset Akuntansi Indonesia, 3 (1):17-34.
Sari, Syarifah dan Bandi . 2010. “Praktik Managemen Laba Terkait Peringkat
Obligasi”. Simposium Nasional Akuntansi XIII Purwokerto.
Scott, R.W. 2003. Financial Accounting Theory 3nd Ed., Prentice Hall, New Jersey.
Shelton, Austin M. 2014. Analysis of Capabilities Attributed to The Fraud Diamond. Undergraduate Honors Theses. Paper 213.
Sihombing, Kennedy Samuel. 2014. Analisis Fraud Diamond Dalam Mendeteksi Financial Statement Fraud: Studi Empiris Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Skripsi. Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro.
Simbolon, Harry Andrian. 2010. Mengupas Seluk Beluk Fraud dan Cara Mengatasinya. http://akuntansibisnis.wordpress.com/2010/12/22/mengupas-seluk-beluk-fraud-dan-cara-mengatasinya/ pada Tanggal 15 Maret 2016.
Skousen, C. J., K. R. Smith, and C. J. Wright. 2009. Detecting and Predecting Financial Statement Fraud: The Effectiveness of The Fraud Triangle and SAS No. 99. Corporate Governance and Firm Performance Advances in Financial Economis, Vol. 13, h. 53-81.
Spathis, T. Charalammbos. 2002. “ Detecting False Financial Statements Using Published Data: Some Evidence from Greece”. manager ial Auditing Journal, Vol.17.
Srimindarti, Ceacilia. 2006. Opini Audit dan Pergantian Auditor: Kajian Berdasarkan Risiko, Kemampuan Perusahaan, dan Kinerja Auditor. Fokus Ekonomi. Vol. 5. No. (1).
Surifah, 1999. Rasio keuangan Sebagai Alat Predeksi Kegagalan Suatu Bank, Thesis. S2, Program Pasca Sarjana UGM, 1999.
Subramanyam, K.R dan John J. Wild, 2009. Financial Statement Analyis. 10th Edition, Mc Grawhill, New York.
Suyanto. (2009). Fraudulent Financial Statement Evidence from Statement on Auditing Standard No.99. Gadjah Mada International Journal of Business, 11(1), 117-144.
Thoyibatun, Siti. 2012. Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Perilaku Tidak Etis dan Kecenderungan Kecurangan Akuntansi Serta Akibatnya Terhadap Kinerja Akuntansi. Jurnal Ekonomi dan Keuangan. Vol. 16, No. (2), Juni 2012: 245-260.
Tiono, Fransiska., Carmel Meiden, dan Wiwin Prasetyo. 2004. Manajemen Laba dalam Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Jakarta. Simposium Nasional Akuntansi VII. Denpasar.
Tugas, Florenz C. 2012. Exploring a New Element of Fraud: A Study on Selected Financial Accounting Fraud Cases in The World. American International Journal of Contemporary Research. Vol 2. No. (6). De La Salle University Manila, Philippines.
Ujiyantho. M. Arief dan Pramuka. B. Agus. 2007. Mekanisme Corporate Governance, Manajemen Laba dan Kinerja Perusahaan. Simposium Nasional Akuntansi X., Makasar.
Wells, Joseph. T, 2011. Principles of Fraud examination, Third Edition, John Wiley and Sons, New Jersey.
Widyaningdyah, Agnes Utari. 2001. Analisis Faktor-Faktor yang Berpengaruh Terhadap Earnings Management Pada Perusahaan Go Public di Indonesia. Jurnal Akuntansi dan Keuangan. Vol. 3. No. (2). Hal 89-101.
Wolfe, David T., and Dana R. Hermanson. 2004. The Fraud Diamond: Considering The Four Element of Fraud. CPA Journal. 74. (12): 38-42.
. 2004. The Fraud Diamond: Considering The Four Elements of Fraud. The New York State Society of CPAs.
Wolk, Harry I., James L. Dodd., and Michael G. Tearney. 2004. Accounting Theory: Conceptual Issues in a Political and Economic Environment. 6th ed. USA: Thomson-South Western.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2017 Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.