Balance scorecard: pendekatan metode analytical hierarchy process usaha rintisan startup heksagonal trading di balikpapan

Raja Vanaldo Boang Manalu, Presilia Virji, Hairul Anam

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh setiap perspektif pada Balance Scorecard yaitu pengaruh perspektif keuangan, pengaruh perspektif pelanggan, pengaruh perspektif proses bisnis internal, pengaruh perspektif pertumbuhan dan pembelajaran serta pembobotan prioritas pada setiap perspektif diukur dengan metode Analytical Hierarchy Process. Uji yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji konsistensi logis dengan menguji indeks konsistensi dan rasio konsistensi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa pembobotan dengan prioritas pertama dengan bobot 0,311 yaitu perspektif pertumbuhan dan pembelajaran, prioritas kedua bobot 0,272 yaitu perspektif keuangan, prioritas ketiga bobot 0,213 perspektif proses bisnis internal, dan prioritas keempat bobot 0,205 perspektif pelanggan. Hasil uji hipotesis dengan uji konsistensi logis diketahui bahwa semua variabel independent berpengaruh positif terhadap variabel dependent yaitu kinerja usaha rintisan startup Heksagonal Trading di Balikpapan dengan perspektif pertumbuhan dan pembelajaran  berpengaruh lebih dominan dan menjadi prioritas utama pada penelitian ini.


Keywords


Balance scorcard; analytical hierarchy process; startup

References


Alamsyah, N. (2016). pengurutan Skala Prioritas Perspektif Balanced Scorecard dan KPI Perusahaan Startup Dengan Metode AHP (Analytical Hierarchy Process). Memory, April, 1–4.

Alimudin, A., & Falani. (2019). Analisis Pengaruh Penerapan Perspektif Balanced Scorecard Terhadap Peningkatan Kinerja UMKM. Ekonika : Jurnal Ekonomi Universitas Kadiri, 4(1), 1. https://doi.org/10.30737/ekonika.v4i1.337

Bone, H., & Sholihin, M. (2012). Pengaruh Perspektif Dan Jenis Ukuran Dalam Balanced Scorecard Terhadap Evaluasi Kinerja. EKUITAS (Jurnal Ekonomi Dan Keuangan), 16(4), 457. https://doi.org/10.24034/j25485024.y2012.v16.i4.2335

Ciptani, M. K. (2000). Balanced Scorecard Sebagai Pengukuran Kinerja Masa Depan: Suatu Pengantar. Balanced Scorecard Sebagai Pengukuran Kinerja Masa Depan: Suatu Pengantar, 2(1), 21–35. https://doi.org/10.9744/jak.2.1.pp.21-35

Endang, S. (2020). Analisis Pengaruh Perspektif-Perspektif Balance Scorecard Terhadap Kinerja Perusahaan Pada Perusahaan Daerah Air Minum Karangayar. 7(1), 25–36.

Freddy, R. (2011). SWOT Balanced Scorecard. PT. Gramedia Pustaka Utama.

Hery. (2017). Balanced Scorecard For Business. PT. Grasindo.

Kaplan, R. S., & Northon, D. P. (2000). Balanced Scorecard ; Menerjemahkan Strategi Menjadi Aksi. Erlangga.

Khotimah, B. K., & Irhamni. (2015). Sistem Informasi Pengukuran Kinerja UKM Kerupuk Ikan Berbasis Sistem Manajemen Strategis dengan Menggunakan Metode AHP dan Balance Scorcard. Seminar Teknologi Dan Rekayasa (SENTRA), 32–41.

Kusuma, P., & Prince. (2015). Farida Styaningrum : Perumusan Strategi Perusahaan Berbasis Balanced Scorecard …. Jurnal Akuntansi Dan Pendidikan, 4(1), 59–67.

Marsono. (2020). Penggunaan Metode Analytical Hierarchy Process. jakarta.

Mutasowifin, A. (2002). Penerapan Balanced Scorecard Sebagai Tolok Ukur Penilaian Pada Badan Usaha Berbentuk Koperasi. Jurnal Universitas Paramadina, 1(3), 245–264. https://www.academia.edu/11646297/Penerapan_Balanced_Scorecard_Sebagai_Tolok_Ukur_Penilaian_Pada_Badan_Usaha_Berbentuk_Koperasi

Panudju, A. T., & Asfar. (2016). Pengukuran Kinrja Perusahaan Menggunakan Metode Balanced Scorecard (BSC) Dengan Pembobotan Analytical Hierarchy Process (AHP) Di PT. ABC, TBK. Integrasi Sistem Industri, 3(December), 55–65. https://dx.doi.org/10.24853/jisi.4.1.pp-pp

Primasari, N. S. (2019). Start Up Card Bagi Para Pemula Usaha Muda Mandiri. Journal of Chemical Information and Modeling, 53(9), 1689–1699.

Putra, R. E. (2014). Analisis Kinerja Perusahaan Dengan Metode Balance Scorecard. 8.

Rahman, A. (2012). Perencanaan Pengukuran Kinerja Di Lembaga Pendidikan Walisongo-Gempol Dengan Menggunakan Balanced Scorecard Dan Analytic Hierarchy Process ( Ahp ). Prosiding Seminar Nasional Manajemen Teknologi XVI, 1–7.

Rumintjap, M. (2013). Penerapan Balanced Scorecard Sebagai Tolak Ukur Pengukuran Kinerja Di Rsud Noongan. Jurnal Riset Ekonomi, Manajemen, Bisnis Dan Akuntansi, 1(3). https://doi.org/10.35794/emba.v1i3.2289

Saraswati, P., & Darmawan. (2017). Analisis Kinerja Perusahaan CV. Bali Indah dengan Metode Balanced Scorecard. JURNAL MANAJEMEN AGRIBISNIS (Journal Of Agribusiness Management), 5(1), 45–63. https://doi.org/10.24843/jma.2017.v05.i01.p05

Sari, M., & Arwinda, T. (2015). Analisis Balanced Scorecard Sebagai Alat Pengukuran Kinerja Perusahaan Pt. Jamsostek Cabang Belawan. Jurnal Riset Akuntansi Dan Bisnis Fakultas Ekonomi - Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, 15(1), 28–42.

Sasongko, A. H., & Barat, J. (2012). Penerapan balance scorecard pada perusahaan startup. 9.

Sudana, I. P. (2013). Penilaian Kinerja Pada PT. Adhi Karya. E-Jurnal Akutansi Universitas Udayana, 3(5), 516–529.

Sugiyono. (2014). Statistika Untuk Penelitian. CV. Alfabeta.

Widyastuti, I. T., & Umar. (2017). Analisis Kinerja Perusahaan Dengan Metode Balanced Scorecard ( Studi Kasus Pt Xyz Bergerak Di Bidang Telekomunikasi ). Jurnal Administrasi Dan Kesekretarisan Volume 3-Nomor 1-September 2017 ISSN 2598-2451, 3(September 2017), 124–137.




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jinv.v17i3.9373

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 INOVASI


Indexing: