Pengaruh Fraud Hexagon terhadap Kemungkinan Adanya Kecurangan pada Laporan Keuangan dengan Komite Audit sebagai Variabel Moderasi

Authors

  • Set Asmapane Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia.
  • Fahri Universitas Mulawarman, Samarinda, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.30872/jfor.v26i1.15616

Keywords:

Fraud Hexagon, Kecurangan Laporan Keuangan, Kestabilan Keuangan, Efektivitas Pengawasan, Pergantian Auditor, Pergantian Direksi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh fraud hexagon terhadap kemungkinan adanya kecurangan pada laporan keuangan dengan komite audit sebagai variabel moderasi. Populasi penelitian ini adalah perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2018-2022. Penarikan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dan didapatkan sejumlah 43 perusahaan sebagai sampel penelitian. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder dan metode pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi logistik serta analisis nilai selisih mutlak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kestabilan keuangan dan dualitas CEO berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemungkinan adanya kecurangan pada laporan keuangan serta efektivitas pengawasan berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemungkinan adanya kecurangan pada laporan keuangan. Sedangkan pergantian auditor, pergantian direksi dan koneksi politik tidak berpengaruh terhadap kemungkinan adanya kecurangan pada laporan keuangan

References

Afrianto, D. (2016). Direksi Timah Dituding Manipulasi Laporan Keuangan. Okezone.com. https://economy.okezone.com/read/2016/01/27/278/1298264/direksi-timah-dituding-manipulasi-laporan-keuangan

Amalia, R., & Annisa, D. (2023). Pengaruh Fraud Pentagon Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan Dengan Komite Audit sebagai Variabel Moderasi. Journal of Applied Manajegerial Accounting, 7, 143–162. https://doi.org/10.36694/jimat.v12i2.337

Bawekes, H. F., Simanjuntak, A. M., & Christina Daat, S. (2018). Pengujian Teori Fraud Pentagon Terhadap Fraudulent Financial Reporting (Studi Empiris pada Perusahaan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2011-2015). Jurnal Akuntansi & Keuangan Daerah, 13(1), 114–134.

Beneish, M. D. (1999). The Detection of Earnings Manipulation. Financial Analysts Journal, 55(5), 24–36. https://doi.org/10.2469/faj.v55.n5.2296

Beritalima.com. (2016). Direksi PT Cakra Mineral Tbk Dilaporkan ke BEI dan OJK. Beritalima.com. https://beritalima.com/direksi-pt-cakra-mineral-tbk-dilaporkan-bei-dan-ojk-2/

Dimuk, M., Jatiningrum, C., & Gumanti, M. (2022). Mendeteksi Faktor Fraud Pada Laporan Keuangan dengan Komite Audit Sebagai Pemoderasi. eCo-Fin, 4(1), 1–9. https://doi.org/10.32877/ef.v4i1.454

Dumaria, N., Telkom, U., Pentagon, F., & Reporting, F. F. (2019). Pengaruh Fraud Pentagon Terhadap Deteksi Fraudulent Financial Reporting Dengan Menggunakan Metode Beneish M-Score Model ( Studi Empiris pada Perusahaan Sektor Pertambangan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada Tahun 2014 – 2017 ). 6(2), 3148–3156.

Idris, M. (2020). Jejak Hitam PT Hanson International, Manipulasi Laporan Keuangan 2016 Halaman all. Kompas.com. https://money.kompas.com/read/2020/01/15/160600526/jejak-hitam-pt-hanson-international-manipulasi-laporan-keuangan-2016?page=all

Imtikhani, L., & Sukirman. (2021). Determinan Fraudulent Financial Statement Melalui Perspektif Fraud Hexagon Theory Pada Perusahaan Pertambangan. Jurnal Akuntansi Bisnis, 19(1), 96. https://doi.org/10.24167/jab.v19i1.3654

Kusumosari, L., & Solikhah, B. (2021). Analisis Kecurangan Laporan Keuangan Melalui Fraud Hexagon Theory. Fair Value: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Keuangan, 4(3), 753–767. https://doi.org/10.32670/fairvalue.v4i3.735

Larum, K., Zuhroh, D., & Subiyantoro, E. (2021). Fraudlent Financial Reporting: Menguji Potensi Kecurangan Pelaporan Keuangan dengan Menggunakan Teori Fraud Hexagon. AFRE (Accounting and Financial Review), 4(1), 95–106. https://doi.org/10.26905/afr.v4i1.5957

Luhri, A. S. R. N., Mashuri, A. A., & Ermaya, H. N. L. (2021). Pengaruh Fraud Pentagon terhadap Kecurangan Laporan Keuangan dengan Komite Audit sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Manajemen, 3(1), 15–30. https://doi.org/10.35912/jakman.v3i1.481

Murtanto, & Sandra, D. (2019). Pengaruh Fraud Diamond Dalam Mendeteksi Tingkat Accounting Irregularities Dengan Komite Audit Sebagai Variabel Moderating. Media Riset Akuntansi, Auditing & Informasi, 19(2), 209–226. https://doi.org/10.25105/mraai.v19i2.5320

Nabhani, A. (2013). Manipulasi Laporan Keuangan - BEI Jatuhkan Sanksi Garda Tujuh Buana. Neraca.co.id. https://www.neraca.co.id/article/31836/manipulasi-laporan-keuangan-bei-jatuhkan-sanksi-garda-tujuh-buana

Prasetyo, A. B. (2014). Pengaruh Karakteristik Komite Audit Dan Perusahaan Terhadap Kecurangan Pelaporan Keuangan. Jurnal Akuntansi & Auditing, 11(1), 1–24.

Rusmana, O., & Tanjung, H. (2019). Identifikasi Kecurangan Laporan Keuangan Dengan Fraud Pentagon Studi Empiris Bumn Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Ekonomi, Bisnis, dan Akuntansi, 21(4). https://doi.org/10.32424/jeba.v21i4.1545

Sapulette, S. G., & Risakotta, K. A. (2020). Pengaruh Crowes Fraud Pentagon dalam Mendeteksi Kecurangan Pelaporan Keuangan. Jurnal REKSA: Rekayasa Keuangan, Syariah dan Audit, 7(1), 37. https://doi.org/10.12928/j.reksa.v7i1.2605

Smaili, N., & Labelle, R. (2016). Corporate governance and accounting irregularities: Canadian evidence. Journal of Management and Governance, 20(3), 625–653. https://doi.org/10.1007/s10997-015-9314-4

Soelung, M., Hadi, W., Jaya Kirana, D., & Wijayanti, A. (2021). Pendeteksian Fraudulent Financial Reporting Dengan Fraud Hexagon Pada Perusahaan Di Indonesia. PROSIDING BIEMA Business Management, Economic, and Accounting National Seminar, 2, 1036–1052.

Sugita, M. (2018). Peran Komite Audit Sebagai Variabel Moderasi Terhadap Hubungan Fraud Diamond dan Pendeteksian Financial Statement Fraud (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2014-2016) Oleh. JOM FEB, 1(1). http://www.tfd.org.tw/opencms/english/about/background.html%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.cirp.2016.06.001%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.powtec.2016.12.055%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.ijfatigue.2019.02.006%0Ahttps://doi.org/10.1016/j.matlet.2019.04.024%0A

Syahria, R., Kusumawati, F., & Ervanto, A. D. (2019). Detecting Financial Statement Fraud Using Fraud Diamond (A Study on Banking Companies Listed On the Indonesia Stock Exchange Period 2012-2016). Asia Pacific Fraud Journal, 4(2). https://doi.org/10.21532/apfjournal.v4i2.114

Utomo, L. P. (2018). Kecurangan Dalam Laporan Keuangan “Menguji Teori Froud Triangle.” Jurnal Akuntansi dan Pajak, 19(1), 77. https://doi.org/10.29040/jap.v19i1.241

Wicaksono, G. S., & Chariri, A. (2015). Mekanisme Corporate Governance dan Kemungkinan Kecurangan Dalam Pelaporan Keuangan. Diponegoro Journal of Accounting, 4(4), 1–12. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/accounting/article/view/9671

Yang, D., Jiao, H., & Buckland, R. (2017). The determinants of financial fraud in Chinese firms: Does corporate governance as an institutional innovation matter? Technological Forecasting and Social Change, 125(June), 309–320. https://doi.org/10.1016/j.techfore.2017.06.035

Downloads

Published

2024-01-30

Issue

Section

Articles