Corporate social responsibility: slack resources, feminisme dewan direksi, dan media exposure

Hairul Anam, Novita Tri Utami

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh slack resources, feminisme dewan direksi, dan media exposure terhadap pengungkapan corporate social responsibility. Populasi penelitian ini adalah entitas pertambangan batubara yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dan sampel yang di dapat yaitu 20 entitas dengan metode metode purposive sampling. Hasil penelitian menemukan bahwa slack resources berpengaruh terhadap pengungkapan corporate social responsibility, feminisme dewan direksi dan media exposure tidak berpengaruh terhadap pengungkapan corporate social responsibility.


Keywords


Slack resources; feminisme dewan direksi; media exposure; pengungkapan corporate social responsibility

References


Anggraeni, D. Y., & Djakman, C. D. (2017). Slack Resources , Feminisme Dewan, dan Kualitas Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan Indonesia, 14(1), 94–118.

Arfken, Bellar, & Helms. (2004). The Ultimate Glass Ceiling Revisited : The Presence of Women on Corporate Boards. Journal of Business Ethics, 50(1), 177–186. https://doi.org/10.1023/B:BUSI.0000022125.95758.98 CITATIONS

Arora, P., & Dharwadkar, R. (2011). Corporate Governance and Corporate Social Responsibility ( CSR ) : The Moderating Roles of Attainment Discrepancy and Organization Slack. Corporate Governance: An International Review, 19(2), 136–152. https://doi.org/10.1111/j.1467-8683.2010.00843.x

Baxter, J., & Wright, E. O. (2000). The glass ceiling hypothesis: A comparative study of the United States, Sweden, and Australia. Gender and Society, 14(2), 275–294. https://doi.org/10.1177/089124300014002004

Bear, S., Post, C., & Rahman, N. (2010). The Impact of Board Diversity and Gender Composition on Corporate Social Responsibility and Firm Reputation Noushi Rahman. Journal of Business Ethics. https://doi.org/10.1007/s10551-010-0505-2

Cheng, M., & Christiawan, Y. J. (2011). Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Abnormal Return. Jurnal Akuntansi Dan Keuangan, 13 (1), 24–36.

Curtis, M., Schmid, C., & Struber, M. (2012). Gender Diversity and Corporate performance. Credit Suisse. © 2012 Credit Suisse GroupAG, (August), 32. Retrieved from richard.kersley@credit-suisse.com

Felisia, & Limijaya, A. (2014). Triple Bottom Line dan Sustainability. 18 (1), 14–27. https://doi.org/https://doi.org/10.26593/be.v18i1.827.%25p

George, G. (2005). Slack Resources and the Performance of Privately Held Firms. The Academy of Management Journal, 48 (4), 661–676. https://doi.org/10.5465/AMJ.2005.17843944

Grahovar, M. (2011). The use of Corporate Responsibility reports – For managing legitimacy. Goteborg School of Business, Economic, and Law.

Hasanah, I. L., & Maslichah, J. (2019). Slack Resources, Rapat Dewan Komisaris dan Feminisme Dewan Direksi Terhadap Kualitas Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. E-JRA, 08(11), 46–57.

Hasnia, & Rofingatun, D. S. (2017). Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, Growth dan Media Exposure Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan. Jurnal Akuntansi & Keuangan Daerah, 12, 56–71.

Lesmana, Y., & Tarigan, J. (2014). Pengaruh Sustainability Reporting Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan Publik dari Sisi Asset Management Ratios. Business Accounting Review, 2 (1), 101–110.

Lindawati, A. S. L., & Puspita, M. E. (2015). Corporate Social Responsibility : Implikasi Stakeholders dan Legitimacy Gap dalam Peningkatan Kinerja Perusahaan. Jurnal Akuntansi Multiparadigma (JAMAL), 6, 157–174. https://doi.org/10.18202/jamal.2015.04.6013

Nur, M., & Priantinah, D. (2012). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pengungkapancorporate Social Responsibility Di Indonesia (Studi Empiris Pada Perusahaan Berkategori High Profile Yang Listing Di Bursa Efek Indonesia). Nominal, Barometer Riset Akuntansi Dan Manajemen, 1(2). https://doi.org/10.21831/nominal.v1i2.996

Pajaria, Y., Meutia, I., & Widiyanti, M. (2016). Pengaruh Diversitas Dewan Direksi dan Komisaris, Ukuran Perusahaan, dan Profitabilitas Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility Perusahaan Sektor Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Akuntanbilitas : Jurnal Penelitian Dan Pengembangan Akuntansi, 10(2), 177–200.

Pakpahan, Y., & Rajagukguk, L. (2018). Analisis Pengaruh Profitabilitas, Ukuran Perusahaan, Ukuran Dewan Komisaris, Dan Media Exposure Terhadap Pengungkapan Tanggung Jawab Sosial. Jurnal Akuntansi, 18(2).

Sparta, & Rheadanti, D. K. (2007). Pengaruh Media Exposure Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility Perusahaan Manufaktur Terdaftar Di BEI. Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi, 22 (1). https://doi.org/10.34209/equ.v22i1.903

Trijaya, W., & Riswandari, E. (2017). Pengaruh Ukuran Perusahaan, Umur Perusahaan dan Pengungkapan Media Terhadap Pengungkapan Corporate Social Responsibility. WAHANA 20(2), 28–37.

Van der Laan, S. (2009). The Role of Theory in Explaining Motivation for Corporate Social Disclosures : Voluntary Disclosures vs ‘ Solicited ’ Disclosures. Australasian Accounting Business and Finance Journal, 3(4), 15–29.

Wicks, A. C., Gilbert, D. R., & Freeman, R. E. (1994). A Feminist Reinterpretation of The Stakeholder Concept. Business Ethics Quarterly, 4(4), 475–497. https://doi.org/10.2307/3857345




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jfor.v24i2.10926

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 FORUM EKONOMI