Analisis pemuda neet (not in employment, education, or training)

Putri Wahyu Handayani, Efi Yuliani

Abstract


Salah satu isu dunia internasional yang menjadi banyak perhatian adalah permasalahan Not in Employment, Education, or Training atau yang diasa disebut dengan NEET. Banyaknya pemuda yang berada dalam kelompok NEET secara tidak langsung menggambarkan besarnya potensi yang hilang yang dialami oleh negara, termasuk kegagalan pada sistem pendidikan, pasar kerja, dan interkoneksinya. Penelitian ini mencoba mengidentifikasi karakteristik individu dan kondisi makro dimana individu tersebut tinggal terhadap probabilitas individu masuk ke kelompok NEET (berstatus NEET) di wilayah Sulawesi Barat. Menggunakan data Sakernas Agustus Provinsi Sulawesi Barat tahun 2017 dengan metode analisis regresi logistik dan analisis cluster, penelitian ini mengungkap bahwa pemuda berstatus NEET cenderung akan terjadi pada perempuan yang berumur 20-24 tahun, tidak tamat sekolah dasar, dan telah menikah. Selain itu, hasil dari analisis cluster menunjukkan tingkat NEET tertinggi di Sulawesi Barat berada pada kabupaten dengan harapan lama sekolah dan pendapatan riil per kapita yang tertinggi dibanding kelompok/cluster lainnya dan memiliki tingkat pengangguran terbuka dan indikator kemiskinan (P0, P1, dan P2) yang terendah dibanding kelompok lainnya.


Keywords


Pemuda neet; employment; education; training

References


Badan Pusat Statistik. (2018). Kajian lanjutan ketimpangan gender 2017. Jakarta: BPS.

______. (2018). Potret pendidikan Indonesia statistik pendidikan 2017. Jakarta: BPS.

Cardenas, Mauricio dkk. (7 September 2011). Idle youth in Latin America: A persistent problem in decade of prosperity. Brookings Institution. https://www.brookings.edu/

Elfindri dkk. (2015). Youth Idleness in Indonesia. Asian Social Science, 11, 13.

Eurofound. (2011). Young people and NEETs in Europe: First findings. Publication Office of the European Union, Luxembourg.

Eurofound. (2012). NEETs - Young people not in employment, education, or training: Characteristics, cost and policy responses in Europe. Publication Office of the European Union, Luxembourg.

Franzen E.M., Kassman A. (2005). Longer term labor market consequences of economic inactivity during young adulthood: A Swedish national cohort study. Journal of Youth Studies, 8, 403-424.

Genda, Yuji. (2007). Jobless youths and the NEET problem in Japan. Social Science Japan Journal, 10, 1, 23-40.

International Labour Organization (ILO). (2013a). Youth NEET rate.

O'Higgins, Niall. (2001). Youth unemployment and employment policy: a global perspective, MPRA Paper 23698, University Library of Munich, Germany.

O’Regan dkk. (1991). Labor market access and labor market outcomes for urban youth. Regional Science and Urban Economics, 21, 277-293.

Quintini, G., J.P.Martin, dan S.Martin. (2007). The Changing Nature of the school to work Transition Process in OECD Countries, IZA Discussion Paper No.2582.

Quintano dkk. (2018). The determinants of Italian NEETs and the effects of the economic crisis. Genus, 74, 5.

Ranzani and Rosati. (2013). The NEET Trap: A dynamic analysis for Mexico. UCW working paper series.

Serracant, Pau. (2014). A brute indicator for a NEET case: Genesis and evolution of a problematic concept and results from an alternative indicator. Social Indicators Research, 117, 2, 401-409.

Shatz, Howard J dkk. (2015). Lost Potential: The Case of NEET Youth in Mongolia. “Improving the Mongolian Labor Market and Enhancing Opportunities for Youthâ€. RAND Corporation.

Takehisa Shinozaki. (2012). Not by education alone: How young adults’ employment status is determined by employment environments and family backgrounds. Social Science Japan Journal, 15, 1, 31-52.

Understanding Childrens’ Work (UCW). (2013). NEET youth dynamics in Indonesia and Brazil: A cohort analysis. Roma.

Work4Youth Project. (2015). What does NEETs mean and why is the concept so easily misinterpreted?. Technical Briefs Publication, Geneva.




DOI: https://doi.org/10.30872/jfor.v24i2.10507

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2022 FORUM EKONOMI