Pengaruh aktivitas perusahaan terhadap struktur modal dan financial distress perusahaan tambang batubara yang go-public di indonesia

Theresia Militina, LCA. Robin Jonathan

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh aktivitas perusahaan yang diproyeksi dalam perputaran total asset, perputaran inventory, perputaran aktiva tetap, perputaran modal kerja bersih terhadap struktur modal dan financial distress baik secara langsung maupun tidak langsung. Dari 42 perusahaan Mining and mining service yang terdaftar pada pasar modal tahun 2013-2015 terdapat 23 perusahaan tambang batubara yang diteliti laporan keuangan pada kurun waktu yang sama. Penelitian ini menggunakan analisa jalur regresi berganda dengan data cross section dan jenis data yang digunakan adalah data sekunder berupa laporan keuangan yang dipublikasikan pada Bursa Efek Indonesia. Pengujian hipotesis digunakan uji F, uji t dan R2 untuk mengetahui signifikansi pengaruh langsung. Uji Sobel untuk menguji signifikansi pengaruh tidak langsung. Hasil penelitian ditemukan bahwa siklus perputaran modal kerja bersih dalam menghasilkan penjualan berpengaruh signifikan terhadap struktur modal; Siklus perputaran total aktiva dalam menghasilkan penjualan berpengaruh signifikan terhadap risiko terjadinya financial distress. Siklus perputaran aktiva tetap berpengaruh signifikan terhadap risiko terjadinya financial distress melalui sruktur modal. Pengaruh dominan terhadap risiko terjadi financial distress adalah siklus perputaran modal kerja bersih dalam menghasilkan penjualan.


Keywords


Aktivitas perusahaan; struktur modal; resiko financial distress.

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.29264/prosiding%20snmeb.v2i0.5366

Refbacks

  • There are currently no refbacks.