Penerapan penyusunan laporan keuangan pada umkm berdasarkan sak emkm

Firman Maulana, Wiwik Saraswati, Lorensius Bintang

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kegunaan laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM (Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro Kecil Menengah) kepada UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) beromzet kecil seperti UMKM Salome Fenomenal. Objek penelitian ini adalah UMKM Salome Fenomenal yang terletak di Kecamatan Balikpapan Timur, Kota Balikpapan. UMKM Salome Fenomenal didirikan oleh Bapak Sukimo pada tahun 2010 dan dikelola seorang diri oleh Bapak Sukimo. UMKM Salome Fenomenal memilik omzet rata- rata sebesar Rp90.000.000,00 setiap bulannya atau setara dengan Rp1.080.000.000,00 per tahunnya, dengan margin keuntungan 25-33,3% tergantung varian produk. UMKM Salome Fenomenal belum mempunyai pembukuan. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara kepada pemilik UMKM. Dari wawancara ini peneliti menyimpulan bahwa laporan keuangan berdasarkan SAK EMKM kepada UMKM beromzet kecil seperti UMKM Salome Fenomenal dibutuhkan. Penyusunan Laporang Keuangan ini dapat digunakan pada saat UMKM Salome Fenomenal ketika sudah memiliki tenaga kerja dan memiliki omzet yang lebih besar, ataupun pada saat menginginkan mengakses permodalan. Serta laporan keuangan ini bisa di gunakan oleh para pedagang salome lainnya dengan omzet yang sama ataupun lebih besar.


Keywords


Laporan keuangan; penerapan sak emkm; salome

Full Text:

PDF

References


Agus, Erwan. 2007. Mengkaji Potensi Usaha Kecil dan Menengah (UKM) untuk Pembuatan

Kebijakan Anti Kemiskinan di Indonesia. JISIP. Vol 10, Nomor 3

Andriani, Atmadja. 2014. Analisis Penerapan Pencatatan Keuangan Berbasis SAK ETAP

Pada Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) (Sebuah Studi Intrepetatif pada Peggy Salon)

Balikpapan. Peraturan Daerah tentang Penanggulangan Kemiskinan. No 8 tahun 2008

Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Kota Balikpapan. 2016. Laporan Kinerja

Instansi Pemerintah.(www.disperindagkop.balikpapan.go.id). Diakses: 13 Febuari 2017.

Devany, Ayu Marshaa. 2017. Analisis Kebermanfaatan Sistem Informasi Akuntansi Yang

Dapat Menghasilkan Laporan Keuangan Berdasarkan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro, Kecil, Dan Menegah (Sak Emkm) Pada Umkm Dengan Omzet Kecil (Studi Kasus Pada Umkm Ara). Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB. Vol 6 No 1.

Ediraras, Dharma. 2010. Akuntansi dan Kinerja UKM. Jurnal Ekonomi Bisnis Universitas

Gunadarma. www.ejournal.gunadarma.ac.id Diakses 17 Februari 2017. Hal.152-158.

Hartono, Jogiyanto. 2017. Metodelogi Penelitian Bisnis. Yogyakarta: BPFE Ikatan Akuntan

Indonesia (IAI). 2009. Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik. Dewan Standar Akuntansi Keuangan, Jakarta.

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). 2016, Standar Akuntansi Keuangan Entitas Mikro.

Indonesia. Undang-Undang tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah. UU No 20 Tahun

LN No. 9 tahun 1995.

Murtiasri, Eka. 2015. Pengembangan UKM Berdaya Saing Berbasis Pada Elijibilitas

(Kemamputerapan) SAK-ETAP dan Aturan Penyaluran Kredit Perbankan. JABPI. Vol 23 No.1:123-138.

Sixpria, Nedsal, dkk. 2014. Implementasi Standar Akuntansi Entitas Tanpa Akuntabilitas

Publik (SAK-ETAP) Dalam Proses Akuntansi dan Penyusunan Laporan Keuangan Pada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). Jurnal Akuntansi PNJ. Hal. 90-96.

Wibowo, P dan Munawar,W. 2002. Studi Kredit Kecil Perkotaan di Kota Yogyakarta.

SMERU.

Zuriah, N. (2006). Metodologi Penelitian Sosial dan Pendidikan: Teori-Aplikasi. Jakarta: Bumi

Aksara.

Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. (2013). Financial Accounting IFRS Edition.

United States of America: Willey

Romney, Marshall B. & Paul Jhon Steinbart. (2015). Sistem Informasi Akuntansi.

Edisi Ketiga Belas. Jakarta: Salemba Empat

Ikatan Akuntan Indonesia (IAI). (2013). Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan

(PSAK) No. 1: Penyajian Laporan Keuangan. Jakarta: IAI




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/prosiding%20snmeb.v2i0.5099

Refbacks

  • There are currently no refbacks.