Preferensi konsumen dalam menggunakan quick response code indonesia standard (qris) sebagai alat pembayaran digital

Oktoviana Banda Saputri

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui preferensi atau minat masyarakat terhadap pemberlakuan Quick Response Code Indonesia Standard (QRIS) oleh Bank Indonesia pada tanggal 1 Januari 2020 sebagai alat transaksi pembayaran digital. Pengukuran preferensi tersebut menggunakan beberapa faktor yang mempengaruhi persepsi individu dalam pengambilan keputusan, yaitu persepsi kemudahan, persepsi kepercayaan, persepsi kemanfaatan dan persepsi risiko. Metode yang digunakan dalam pengumpulan data adalah kuesioner dengan skala Likert dan pengolahan data menggunakan regresi logistik biner (regresi logit). Berdasarkan pengumpulan data yang dilakukan diperoleh total responden sebanyak empat puluh enam orang yang mewakili beberapa kalangan masyarakat. Dari hasil pengolahan data diperoleh bahwa secara simultan seluruh faktor persepsi memiliki pengaruh terhadap preferensi konsumen menggunakan QRIS sebagai alat transaksi pembayaran digital, sedangkan berdasarkan hasil pengujian individual, faktor persepsi kemanfaatan memiliki pengaruh signifikan terhadap minat penggunaan QRIS, sedangkan faktor persepsi lainnya diperoleh hasil berpengaruh tidak signifikan terhadap minat konsumen dalam menggunakan QRIS. Hal ini sesuai dengan hasil odd ratio bahwa kecenderungan atau peluang persepsi kemanfaatan mempengaruhi minat konsumen dalam menggunakan QRIS sebesar 99,549 kali.

Keywords


Preferensi; QRIS; persepsi; digital

References


Dzulhaida, Ratna, dan Refi Rifaldi Windya Giri. (2017). Analisis Minat Masyarakat Terhadap Penggunaan Layanan E-Money di Indonesia Dengan Menggunakan Model Modifikasi Unified Theory Of Acceptance And Use Technology 2 (UTAUT 2). Majalah UNIKOM, 15 (2).

Ghozi, Saiful, Ramli, dan Asri Setiarini. (2018). Analisis Keputusan Nasabah Dalam Memilih Jenis Bank: Penerapan Model Regresi Logistik Biner (Studi Kasus Pada Bank BRI Cabang Balikpapan). Media Statistika, 11 (1), 17 – 26.

Nur Siregar, Chairil, Sutiadi Rahmansyah. (2019). Persepsi Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Implementasi Program Jabar Digital Dalam Akun Instagram Ridwan Kamil Sebuah Kajian Sosio-Digital. Jurnal Sosioteknologi, 15 (3).

Peraturan Anggota Dewan Gubernur No.21/18/PADG/2019 tanggal 21 Agustus 2018 tentang Implementasi Standar Nasional Quick Response Code untuk Pembayaran.

Rahmatika, Ula, Muhammad Andryzal Fajar. (2019). Faktor - Faktor Yang Mempengaruhi Minat Penggunaan Electronic Money: Integrasi Model Tam – Tpb Dengan Perceived Risk. Jurnal Nominal, 8 (2).

Seti, Sulistyo, Utami, Berlianingsih Kusumawati. (2017). Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Minat Penggunaan E-Money. Jurnal Balance, 14 (2).

Setowati, Yashinta, Ayu Nadia Ramadhani, Muhammad Bayu Alvian, Debby Ratna Daniel, dan A.A Gde Satia Utama. (2017). E-Money Banyuwangi Tourism : Qr Code Sebagai Alat Transaksi Di Wisata Pulau Merah. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Airlangga, 2 (2), 290-306.

Tazkiyyaturrohmah, Rifqy. (2018). Eksistensi Uang Elektronik Sebagai Alat Transaksi Keuangan Modern. Muslim Heritage, 3 (1).

Widyastuti, Kirana, Putu Wuri Handayani, dan Iik Wilarso. 2017. Tantangan Dan Hambatan Implementasi Produk Uang Elektronik Di Indonesia: Studi Kasus PT XYZ. Jurnal Sistem Informasi, 1 (13), 38 – 48.




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jkin.v17i2.7355

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 KINERJA

indexing:

 

 

 

 

Creative Commons License


KINERJA: Jurnal Ekonomi dan Manajemen ISSN print: 1907-3011  ISSN online: 2528-1127 is licensed under a Creative Commons Attribution NonCommercial 4.0 International License

.

View My Stats