Analisis keunggulan komparatif sektor industri pengolahan kota samarinda

Amelia Indah Larasati

Abstract


Tujuan dari penelitian ini adalah: (a) Mengidentifikasi dan menganalisis keunggulan komparatif sektor manufaktur non-migas industri (mengandung tiga sub-sektor: produk hutan, bahan kimia, industri pulp dan kertas; logam, mesin, buatan dan elektronik, dan makanan dan lain-lain) di Samarinda, ibu kota Provinsi Kalimantan Timur. Dalam analisis ini, tingkat ketenagakerjaan menjadi variabel kunci dengan menggunakan beberapa pendekatan seperti Location Quotient (LQ), Shift-Share dan elastisitas; (b) Menggambarkan kecenderungan pergerakan elastisitas pekerjaan (yang telah dianalisis sebelumnya), yang dihasilkan dari penambahan unit usaha dan jumlah investasi di masing-masing sektor manufaktur di kota. Analisis dalam penelitian ini menggunakan beberapa pendekatan teknik kuantitatif pengembangan regional standar seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Keywords


Sektor manufaktur (non-migas); keunggulan komparatif; tenaga kerja; elastisitas

References


Ainiah. 2010. Analisis Struktur Ekonomi dan Identifikasi Sektor Basis dan Non- Basis di Kota Samarinda. Tesis Pascasarjana Magister Ilmu Ekonomi. Universitas Mulawarman. Tidak Dipublikasikan.

Arsyad, Lincolin. 1999. Ekonomi Pembangunan. Edisi Keempat. STIE YKPN, Yogyakarta.

Badan Perencanaan Pembangunan Nasional. 2012. Pembangunan Daerah Dalam Angka 2012. Deputi Bidang Pengembangan Regional dan Otonomi Daerah.

Badan Pusat Statistik (BPS). (2008). Kerangka Teori dan Analisis Tabel Input - Output. BPS Jakarta.

Badan Pusat Statistik Kota Samarinda. 2012. PDRB Kota Samarinda Lapangan

Usaha 2011.

Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur. 2013. Pertumbuhan Produksi Industri Manufaktur Provinsi Kalimantan Timur Triwulan I Tahun 2013. Berita Resmi Statistik No. 16/05/64 Th. XV, 1 Mei 2013

Dajjan, Anto. 1986. Dasar-dasar Statistika. BPFE UGM.

Daryanto, A. & Hafizrianda Y. (2011). Model-model Kuantitatif untuk Perencanaan Pembangunan Ekonomi Daerah: Konsep dan Aplikasi. IPB Press, Bogor.

Ernies. 2008. Kontribusi Industri Pengolahan Kayu di Propinsi Sumatera Selatan.

Tesis. Departemen Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Manajemen

Institut Pertanian Bogor.

Glasson, J. 1977. Pengantar Perencanaan. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi

Universitas Indonesia, Jakarta.

Hasani, Akrom. 2010. Analisis Struktur Perekonomian Berdasarkan Pendekatan Shift-Share di Provinsi Jawa Tengah Periode Tahun 2003-2008. Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang.

Krugman, P. & Obstfeld, M. 2000. Ekonomi Internasional Teori dan Kebijakan.

Jakarta: Rajawali Press.

Kuncoro, Mudrajad. 2004. Otonomi dan Pembangunan Daerah: Reformasi, Perencanaan, Strategi, dan Peluang. Jakarta: Erlangga.

Lee-Chuvala, Christa Rachel. 2013. Economic Development Tools and

Techniques Module. School of Architecture and Planning,

Massachusetts Istitute of Technology, USA. https://stellar.mit.edu/S/course/11/sp13/11.S952/

Mahyuddin dan Zain, Majdah M. 2010. Elastisitas Permintaan Tenaga Kerja dan Kekakuan Upah Riil Sektoral di Sulawesi Selatan. Jurnal Agro Ekonomi, Volume 28 No. 2, Oktober 2010: 113-132

Nugroho. 2004. Model Ekonomi Basis untuk Perencanaan Pembangunan

Daerah. Vol. 1 No. 1/Juli 2004:23-30

Nurwahidah, Siti. 2004. Analisis Sektor Unggulan dan Kontribusi Sektor Pertanian Terhadap PDRB Kabupaten Sumbawa. Tesis UGM Tidak dipublikasikan.

Porter, M.E. 1990. The Competitive Advantage of Nations. Free Press, New

York.

Prawira, Yudha dan Hamidi, Wahyu. 2013. Transformasi Struktur Ekonomi

Kabupaten SIAK Tahun 2001-2010. Jurnal Ekonomi Volume 21, Nomor

Maret 2013.

Purwanti, Dewi. 2009. Analisis Sektor Unggulan Dalam Penyerapan Tenaga Kerja Kabupaten Muara Enim Provinsi Sumatera Selatan. Departemen Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor.

Qamarullah, Iqbal, Badjuri, Widjajayanti, A. 2016. Analisis Sektor Unggulan dan Elastisitas Tenaga Kerja di Kabupaten Banyuwangi. eJournal. Fakultas Ekonomi Universitas Jember.

Riswan, Hasbiullah. Analisis Sektor Basis dan Pergeseran Struktur Perekonomian Kabupaten Sinjai. Jurnal Ilmu Ekonomi. FEB UIN Alauddin Makassar.

Sahara dan Budi P. Resosudarmo. 2007. Peran Sektor Industri Pengolahan terhadap Perekonomian Daerah Khusus Ibukota Jakarta: Analisis Input- Output. Majalah Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi No. 88:

-89. http://people.anu.edu.au/budy.resosudarmo/1996to2000/JAK- IO1998.pdf

Tarigan, Robinson. 2005. Ekonomi Regional. Penerbit Bumi Aksara, Jakarta.

Widodo, Tri. 2006. Perencanaan Pembangunan: Aplikasi Komputer (Era

Otonomi Daerah). UPP STIM YKPN Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jiem.v3i3.2970

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmu Ekonomi Mulawarman (JIEM)

 

 

 

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.