Analisis perlakuan akuntansi aset tetap pada perum damri samarinda

Ariska Riski Arizona, Yana Ulfah, Agus Iwan Kesuma

Abstract


Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa Pencatatan pada pembelian Bus di Perum DAMRI Samarinda tidak sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) No.16, karena perusahaan mencatat harga perolehan sebesar Rp9.747.360.000, tetapi menurut PSAK No.16, harga perolehan aset tetap adalah sebesar Rp10.889.282.834, sehingga ada perbedaan pengakuan harga perolehan menurut Perum DAMRI Samarinda dengan PSAK No.16. selisih antara pengakuan biaya perolehan dengan selisih Rp1.141.922.834. Penyusutan aset berwujud dari DAMRI Samarinda Perum Bus terjadi perbedaan antara perhitungan penyusutan berdasarkan DAMRI Perum Samarinda dengan perhitungan penyusutan berdasarkan analisis menggunakan PSAK No.16. Perhitungan penyusutan aset tetap bus berdasarkan Perum DAMRI adalah sebesar Rp1.218.420.000 sedangkan berdasarkan analisis menggunakan PSAK No.16 sebesar Rp1.361.160.354, menghasilkan perbedaan atau perbedaan dalam jumlah penyusutan sebesar Rp142.740.354. Perbedaan tersebut disebabkan oleh DAMRI Perum Samarinda mengakui harga perolehan berdasarkan harga beli dan tidak mengkapitalisasi biaya yang harus dikapitalisasi, tetapi biaya tersebut diakui sebagai beban operasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah Perlakuan Akuntansi Aset Tetap, khususnya kendaraan bus DAMRI Samarinda Perum tidak dapat dikatakan sesuai dengan PSAK No.16 karena masih ada kesalahan dalam mengenali harga perolehan yaitu biaya yang harus diakui. sebagai harga perolehan tetapi Perum DAMRI Samarinda membebankan biaya dalam biaya operasi. Selain biaya penyusutan biaya juga mengalami perbedaan.

Keywords


Manajemen aset tetap; Psak No.16

Full Text:

PDF

References


Agoes, Soekrisno. 2012. Auditing. Edisi Keempat. Buku Satu, Penerbit Salemba Empat, Jakarta.

Baridwan, Zaki. 2008. Itermediate Accounting, Edisi Kedelapan. BPFE. Yogyakarta.

Firdaus. 2010. Pengantar Akuntansi. Edisi Keenam: Lembaga Penerbit FE UI. Jakarta.

Hasanah, Inayatul. 2015. Analisis Perlakuan Akuntansi Aset Tetap Pada PT. INDO TRAKTOR UTAMA Kantor Cabang Samarinda. Skripsi. Fakultas Ekonomi, Universitas Mulawarman Samarinda.

Ikatan Akuntansi Indonesia. 2011. PSAK 16 (Revisi 2011): Aset Tetap. Jakarta: IAI

Jusuf, Haryono Al. 2011 Dasar Dasar Akuntansi I, Jilid II, Edisi VII, STIE YKPN. Yogyakarta

Kasmir. 2012. Analisis Laporan Keuangan. PT. Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Kieso, D. E., Weygandt, J. J., & Warfield, T. D. 2009. Intermediate Accounting: IFRS Edition Volume I. USA: John Wiley & Sons.

Martani, Dwi. Dkk. 2012. Akuntansi Keuangan Menengah. Edisi Pertama. Salemba Empat. Jakarta.

Munawir, S. 2010. Analisis Laporan Keuangan, Cetakan Kelima belas. Liberty, Yogyakarta.

Pyle, William P. dan Kermit D. Larson, 2009, Financial Accounting, Fourth Edition, Richard DI. Irvin Inc.

Rudianto. 2008. Pengantar Akuntansi: Erlangga. Jakarta.

Smith, M. Jay dan K. Fred Skousen. 2009, Akuntansi Intermediate, Terjemahan Tim Penterjemah Erlangga jilid I, Edisi kedua Belas, Erlangga, Jakarta.

Sugiri. 2009. Pengantar Akuntansi II: UPP STIM YKPN. Yogyakarta.

Sugiri. 2012. Akuntansi Keuangan Menengah: UPP STIM YKPN. Yogyakarta.

Supriyono. 2013. Akuntansi Biaya. Yogyakarta: BPFE

Warren, Carl S, dan Fess, 2009, Accounting, Eighteenth edition, South Westem Publisting College, Cincinnati, Ohio.

Wibowo dan Abubakar Arif. 2008. Akuntansi keuangan Dasar 2. Edisi Ketiga: Cikal Sakti. Jakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jiam.v3i4.3264

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 Jurnal Ilmu Akuntansi Mulawarman (JIAM)

 

 

 

 

 

Web Counter

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.