Faktor determinan financial distress pada perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di bursa efek indonesia

Sri Fitri Wahyuni, Salman Farisi, Jufrizen Jufrizen

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh secara parsial dan simultan Current Ratio, Debt To Equity Ratio,  Return On Equity terhadap Financial Distress pada Perusahaan Sektor Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2017. Pendekatan penelitian yang digunakan dalam penelitian inilah dengan menggunakan pendekatan asosiatif. Penelitian ini dilakukan di Bursa Efek Indonesia (BEI) khusus perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2013-2017 dengan mengumpulkan data laporan keuangan yang tersedia disitus resmi www.idx.co.id. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang berjumlah 20 perusahaan yang terdaftar di BEI periode 2013-2017.  Dan yang menjadi sampel dalam penelitiaan ini berjumlah 10 dari 20 perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2013-2017. Tehnik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Current Ratio berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress. Secara parsial Debt To Equity Ratio dan Return On Equity tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress pada Perusahaan Sektor Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Sedangkan, secara simultah hasil Current Ratio, Debt To Equity dan Return On Equity berpengaruh signifikan terhadap Financial Distress pada Perusahaan Sektor Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia.

References


Assaji, J. P. and Machmuddah, Z. (2017) ‘Rasio Keuangan dan Prediksi Financial Distress’, Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis, 2(2), pp. 58–67.

Atika, Darminto and Handayani, S. R. (2013) ‘Pengaruh Beberapa Rasio Keuangan Terhadap Prediksi Kondisi Financial Distress Studi Pada Perusahaan Tekstil dan Garmen Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2008-2011’, Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 1(2), pp. 1–11.

Ayu, A. S., Handayani, S. R. and Topowijono, T. (2017) ‘Pengaruh Likuiditas, Leverage, Profitabilitas, dan Ukuran Perusahaan Terhadap Financial Distress Studi pada Perusahaan Manufaktur Sektor Industri Dasar dan Kimia yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2012-2015’, Jurnal Administrasi Bisnis (JAB), 43(1), pp. 138–147.

Claessens, S., Djankov, S. and Klapper, L. (2003) ‘Resolution of corporate distress in East Asia’, Journal of Empirical Finance, 10(1–2), pp. 199–216.

Fahmi, I. (2017a) Analisis Kinerja Keuangan. Bandung: Alfabeta.

Fahmi, I. (2017b) Analisis Laporan Keuangan. Bandung: Alfabeta.

Ghozali, I. (2008) Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang: BP- Universitas Diponegoro.

Ginting, M. C. (2017) ‘Pengaruh Current Ratio dan Debt to Equity Ratio (DER) Terhadap Financial Distress pada Perusahaan Property & Real Estate di Bursa Efek Indonesia’, Jurnal Manajemen, 3(2), pp. 37–44.

Hanafi, M. M. and Halim, A. (2016) Analisis Laporan Keuangan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN Yogyakarta.

Hani, S. (2015) Teknik Analisa Laporan Keuangan. Medan: UMSU Press.

Harahap, S. S. (2018) Analisis Kritis atau Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Harmono (2015) Manajemen Keuangan Berbasis Balances Scorecard Pendekatan Teori, Kasus, dan Riset Bisnis. Jakarta: Bumi Aksara.

Hery (2016) Analisis Laporan Keuangan Integrated And Comprehensive Edition. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.

Hery (2018) Analisis Laporan Keuangan Integrated And Comprehensive Edition. Jakarta: PT. Grasindo.

Husnan, S. and Pudjiastuti, E. (2012) Dasar-Dasar Manajemen Keuangan. Yogyakarta: UPP STIM YKPN Yogyakarta.

Julius, F., Anugerah, R. and Sofyan, A. (2017) ‘Pengaruh Financial Leverage, Firm Growth, Laba dan Arus Kas Terhadap Financial Distress (Studi Empiris pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2010-2014)’, Jom FEKON, 4(1), pp. 1164–1178.

Jumingan (2018) Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: Rajawali Pers.

Kasmir (2010) Pengantar Manajemen Keuangan. Jakarta: Kencana Prenada Media Grup.

Kasmir (2012) Analisis Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Munawir, S. (2018) Analisa Laporan Keuangan. Yogykarta: Liberty.

Murni, M. (2018) ‘Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Tingkat Financial Distress pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI Tahun 2010-2014’, Jurnal Akuntansi dan Bisnis, 4(1), pp. 74–83.

Putra, Y. A. P., Purnamawati, I. G. A. and Edy Sujana (2017) ‘Analisis Rasio Keuangan Untuk Memprediksi Kondisi Financial Distress Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia’, e-journal S1 Ak Universitas Pendidikan Ganesha, 8(2).

Riyanto, B. (2013) Dasar-Dasar Pembelanjaan Perusahaan. Yogyakarta: BPFE.

Rudianto (2013) Akuntansi Manajemen. Jakarta: Erlangga.

Samryn, L. . (2012) Akuntansi Manajemen Informasi Biaya untuk Mengendalikan Aktivitas Operasi dan Investasi. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Santoso, S. (2010) Statistik Multivariat. Jakarta: PT Elek Media Komputindo.

Sawir, A. (2018) Analisis Kinerja Keuangan dan Perencanaan Keuangan Perusahaan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Syamsuddin, L. (2009) Manajemen Keuangan Perusahaan. Jakarta: Rajawali Pers.

Widhiari, N. L. M. A. and Merkusiwati, N. K. L. A. (2015) ‘Pengaruh Rasio Leverage, Operating Capacity danSales Growth Terhadap Financial Distress Pada Perusahaan Manufaktur Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode 2010-2013’, E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 11(2), pp. 456–469.




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jinv.v16i2.7313

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 INOVASI


Indexing: