Tingkat ketimpangan antar kabupaten di kepulauan sumba

Yuniarti Reny Renggo

Abstract


Penelitian bertujuan untuk mengetahui perkembangan tingkat ketimpangan serta mengklasifikasi kemajuan pembangunan ekonomi, agar dapat mengetahui apakah yang menjadi sektor potensial untuk dikembangkan pada setiap kabupaten di kepulauan sumba. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Indeks Williamso, Tipologi Klasen, analisis Location Quaetiont (LQ) dan analisis Shift Share (SS). Hasil yang diperoleh adalah kabupaten di kepulauan Sumba memiliki ketimpangan yang rendah namun masih tergolong dalam daerah tertinggal dan maju tapi tertekan. Setiap wilayah juga memiliki sektor unggulan yang memliki pertumbuhan cepat dan memiliki daya saing seperti sektor konstruksi; perdagangan besar dan eceran; reparasi mobil dan sepeda motor; administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib; jasa keuangan dan asuransi.


Keywords


Ketimpangan;location quaetiont;shift share

References


Abidin, Z. (2015). Aplikasi Analisis Shift Share Pada Transformasi Sektor Pertanian Dalam Perekonomian Wilayah Di Sulawesi Tenggara. 165–178.

Agusalim, lestari. (2016). Kinerja : jurnal bisnis dan ekonomi Program Pascasarjana, Universitas Atma Jaya Yogyakarta. Kinerja, 20(1), 53–68. Retrieved from https://ojs.uajy.ac.id/index.php/kinerja/article/view/697/696

Amri, K. (2017). Analisis pertumbuhan ekonomi dan ketimpangan pendapatan: Panel data 8 provinsi di Sumatera. Jurnal Ekonomi Manajemen Teknologi, 1(1), 1–11.

Anggiat Mugabe Damanik, Zulgani, R. (2018). Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Ketimpangan Pendapatan Melalui Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Jambi. E-Jurnal Perspektif Ekonomi Dan Pembangunan Daerah, 7(1), 15–25.

Cahyono, & Almujab, S. (2019). Analisis Produk Domestik Regional Bruto (Pdrb) Dan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Subang Tahun 2017/2018. Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi Dan Ilmu Ekonomi, III(1), 58–66. Retrieved from http://www.tjyybjb.ac.cn/CN/article/downloadArticleFile.do?attachType=PDF&id=9987

Iswanto, D. (2015). Ketimpangan Pendapatan Antar Kabupaten/Kota Dan Pertumbuhan Ekonomi Di Propinsi Jawa Timur. Signifikan: Jurnal Ilmu Ekonomi, 4(1), 41–66. https://doi.org/10.15408/sjie.v4i1.2293

Khairunnisa, A., & Hidayat, P. (2015). Analisis Disparitas Pembangunan Ekonomi Antar Kecamatan Di Kota Medan. Ekonomi Dan Keuangan, 3(6), 448–463.

Kurniasih, E. P. (2013). Ketimpangan Wilayah di Provinsi Kalimantan Barat Suatu Kajian terhadap Hipotesis Kuznet. Eksos, 9(1), 36–48.

Mahardiki, D., & Santoso, R. P. (2013). Analisis Perubahan Ketimpangan Pendapatan Dan Pertumbuhan Ekonomi Antar Propinsi Di Indonesia 2006-2011. JEJAK Journal of Economics and Policy, 6(2), 103–213. https://doi.org/10.15294/jejak.v7i1.3596

Mangilaleng, E. J., Rotinsuhu, D., & Rompas, W. (2015). Analisis sektor unggulan kabupaten minahasa selatan. 15(04), 193–205.

Nugroho, B. S. (2014). Pertumbuhan Ekonomi Dan Ketimpangan Pendapatan Antar Kecamatan. Jejak (Jurnal Ekonomi Dan Kebijakan), 7(1), 46–59. https://doi.org/10.15294/jejak.v7i1.3842

R. Jumiyanti, K. (2018). Analisis Location Quotient dalam Penentuan Sektor Basis dan Non Basis di Kabupaten Gorontalo. Gorontalo Development Review, 1(1), 29. https://doi.org/10.32662/golder.v1i1.112

Renggo, Y. R. (2019). Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (Pad), Dana Alokasi Umum (Dau) Dan Dana Alokasi Khusus (Dak) Terhadap Pembangunan Daerah Di Propinsi Nusa Tenggara Timur. Jurnal AKRAB JUARA, 4(3), 31–46. https://doi.org/.1037//0033-2909.I26.1.78

Saputra, D. (2016). Analisis Pertumbuhan Ekonomi dan Tingkat Ketimpangan Antar Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Barat. Creative Research Journal, 2(1), 1–18. Retrieved from http://crjournal.jabarprov.go.id/index.php/crj/article/view/10/8

Saragih, F. H., & Simanullang, E. S. (2019). Analisis Ketimpangan Pembangunan Sumatera Utara. Retrieved from http://pasca.unand.ac.id/id/prosiding-seminar-nasional-perencanaan-pembangunan-inklusif-desa-kota 649

Yuliani, T. (2015). Pertumbuhan Ekonomi Dan Ketimpangan Pendapatan Antar Kabupaten Di Kalimantan Timur. Jejak, 8(1). https://doi.org/10.15294/jejak.v8i1.3854




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jfor.v23i1.7963

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 FORUM EKONOMI