Analisis risk based capital untuk mengetahui kesehatan keuangan asuransi diindonesia

Wildan Dwi Dermawan

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kesehatan Perusahaan Asuransi di Indonesia dan beberapa faktor yang mempengaruhi risk based capital. Profitabilitas diukur dengan pengembalian atas aset dan ekuitas, ukuran perusahaan diukur dari total aset dan risk based capital diukur dari tingkat solvabilitas. Metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dengan data penelitian triwulanan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia mulai tahun 2014  sampai dengan 2019. Analisis penelitian menggunakan analisis regresi. Berdasarkan analisis deskriptif mayoritas atau 54% Perusahaan Asuransi di Indonesia mengalami penurunan tingkat kesehatan keuangan. Lalu, berdasarkan analisis statistik menunjukkan bahwa return on asset dan ukuran perusahaan berpengaruh positif signifikan terhadap risk based capital sedangkan return on equity berpengaruh negatif signifikan terhadap risk based capital.

 

 


Keywords


Risk basedcapital;kesehatan keuangan;asuransi;bursa efek indonesia

References


Adiyanto, Yoga., Yuda Supriatna dan Deni Sunaryo. 2019. Bank dan Lembaga Keuangan Lainnya. Pasuruan: Qiara Media.

Ambarwati, Samiari dan Fatin Fadhilah Hasib. 2018. Pengaruh Ukuran Perusahaan, Hasil Investasi, Dan Profitabilitas Terhadap Solvabilitas Asuransi Syariah Di Indonesia Periode 2012 – 2016. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Volume 4 Nomor 2 Juni – Desember 2018. Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam Universitas Airlangga.

Anisa, Nur., Ronny M.M., Agus Salim. 2019. Pengaruh Resiko Underwriting dan Reasuransi Terhadap Solvabilitas Perusahaan Asuransi. e-Jurnal Riset Prodi Manajemen. Fakultas Ekonomi Unisma.

CNBC Indonesia. 2020. Kembalikan RBC ke 120%, Jiwasraya perlu dana Rp 32,89 T. https://www.cnbcindonesia.com/market/20191219173328-19-124517/kembalikan-rbc-ke-120-jiwasraya-perlu-dana-rp-3289-t.

Cummins, J. David.,Scott E Harrington and Robert Klein. 1995.Insolvency Experience, Risk Based Capital, and Prompt Corrective Action in Property-Liability Insurance. Journal of Banking & Finance 19.

Dermawan, W., & Desiana, D. (2019). ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PROFITABILITAS (STUDI PADA BANK UMUM KONVENSIONAL DI INDONESIA). JURNAL AKUNTANSI, 14(1), 32-39.

Ghozali, Imam. 2011. Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 19. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gour, Bhuvnesh dan Gupta. 2012. A Review on Solvency Margin in Indian Insurance Companies. International Journal of Recent Research and Review, Vol. II.

Haan, Leo De., Jan Kakes. 2010. Are Non-Risk Based Capital Requirement for Insurance Companies Binding? St Louis: Journal of Banking and Finance Vol. 34 Page 1618 – 1627.

Joo, Bashir Ahmad. 2013. Analysis of Financial Stability of Indian Non Life Insurance Companies. Asian Journal of Finance and Accounting. ISSN 1946-052X. Vol.5, No.1. Hal 306-319. Srinagar:University of Kashmir.

Kusuma, Muhammad Rizza P. 2013. Analisis Pengaruh Profitabilitas, Risiko Underwriting, dan Ukuran Perusahaan terhadap Tingkat Solvabilitas Perusahaan Asuransi di Indonesia. Skripsi. Semarang: Universitas Diponegoro.

Maspupah, Umi. 2014. Pengaruh Ukuran Perusahaan, Profitabilitas, Tanggungjawab sosial perusahaan, Kepemilikan Institutional, Pertumbuhan Perusahaan dan Struktur Modal Terhadap Nilai Perusahaan (Studi Empiris pada Perusahaan Properti yang Masuk Kedalam Kelompok Daftar Efek Syariah Periode 2009 - 2012). Skripsi. Fakultas Syariah dan Hukum Universitas Islam Sunan Kalijaga, Yogyakarta.

Peraturan Menteri Keuangan Nomor 53/PMK.010/2012. Tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi.

Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 71 /POJK.05/2016 tentang Kesehatan Keuangan Perusahaan Asuransi dan Perusahaan Reasuransi.

Thamrin, Abdullah., dan Francis Tantri. 2013. Bank dan Lembaga Keuangan. Jakarta: Raja Grafindo.

Undang – Undang Nomor 40 Tahun 2014 Tentang Perasuransian.




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jfor.v23i1.7327

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 FORUM EKONOMI