Motif perusahaan dalam stock repurchase

Elliv Hidayatul Lailiyah, Sri Maemunah Soeharto

Abstract


Penelitian ini mengenai motif stock repurchase terutama motif distribusi kas, investasi dan struktur modal (meningkatkan rasio leverage). Sampel ditentukan dengan metode purposive sampling dengan kriteria tertentu, yaitu perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada 2012-2017 dan melakukan pembelian kembali saham antara periode 2013 hingga 2017. Regresi linier berganda digunakan untuk analisis data. Penelitian ini menemukan bahwa motif untuk distribusi kas adalah motif utama perusahaan dalam melakukan stock repurchase karena hal ini sesuai dengan tujuan perusahaan yaitu memaksimalkan kekayaan pemegang saham. Stock repurchase dilakukan untuk motif investasi karena perusahaan memiliki kelebihan kas dan tidak memiliki peluang investasi menguntungkan lainnya. Studi ini tidak mendukung motif signaling undervaluation, karena di Indonesia tidak hanya perusahaan undervalue yang melakukan stock repurchase tetapi perusahaan yang overvalue juga melakukan. Penelitian ini membuktikan bahwa motif untuk meningkatkan rasio leverage juga merupakan salah satu alasan perusahaan melakukan stock repurchase. Perusahaan dengan rasio leverage di bawah target cenderung untuk membeli kembali saham mereka.


Keywords


Stock repurchase; distribusi kas; investasi, leverage

References


Brealey, R., Myers, S., & Marcus, A. (2008). Dasar-dasar manajemen keuangan Perusahaan Edisi 8 Jiid 2. Jakarta: Erlangga.

Dittmar, A. K. (2000). Why do Firms Repurchase Stock? The Journal of Business, 73 (3) :331-355.

El Houcine, R. (2013). Ownership structure and stock repurchase policy : Evidence from France. Accounting and taxation, 5 (2) :45-54.

Grullon, G., & Michaely, R. (2002). Dividends, share repurchase and the substitution Hypothesis. The Journal of Finance, 57(4):1649-1684.

Jansson, A., & Larsson-Olaison, U. (2010). The effect of corporate Governance on stock repurchase evidence from Sweden. Corporate Governance :an Internationa Review, 18(5):457:472.

Jensen, M. (1986). Agency cost of free cash flow, corporate finance and takeovers. American Economic Review, 76:323-326.

Jiang, z., Kim, K., Lie, E., & Yang, S. (2013). Share repurchase, catering and dividend substitution. Journal of corporate finance, 21 :36-50.

Keown, A. J., Scott, D. F., Martin, J., & Petty, W. (2005). Dasar-dasar manajemen keuangan Alih Bahasa Chaerul D. Djakman. Jakarta: Salemba Empat.

Lee, B. S., & Suh, J. (2011). Cash Holding and Share repurchase International Evidence. Journal of Corporate Finance, 17 :1306-1329.

Mitchell, J. D., & Dharmawan, G. V. (2007). Incentives for on-market Buy-Back : Evidence from a Transparent Buy-Back Regime. Journal of Corporate Finance, 13:146-169.

Ross, S. A., Westerfield, R. W., Jaffe, J., Lim, J., Tan, R., & Wong, H. (2015). Corporate Finance Asia Global Edition. New York: McGraw-Hill Education.

Samir, A. (2004). Executive Corporate Finance, The business of enhancing shareholder value. Britain : FT Prentice Hall Pearson Educatio.

Stephens, C. O., & Weisbach, M. (1998). Actual Share Reacquisition in Open Market Repurchase Programs. . The Journal of Finance. , 53 (1): 313-333.

Sudana, I. M. (2015). Manajemen Keuangan Perusahaan Edisi Kedua. Jakarta: Erlangga.

Teng, M., & Hachiya, T. (2013). Agency Problems and Stock Repurchases : Evidence from Japan. Review of Pacific Basin Financial Markets and Policies, 16 (3) : 1350016 (30 pages).

Yarram, S. R. (2014). Factor Influencing On-Market Share Repurchase Decisions In Australia. Studies in Economics and Finance, 31 (3) : 255-271.




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jfor.v21i2.4846

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 FORUM EKONOMI

 

 

 

 Indexing:

 

 

 

Creative Commons License
FORUM EKONOMI; Jurnal Ekonomi, Manajemendan Akuntansi. pISSN: 1411-1713, eISSN: 2528-150X   is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

  free
hit counter View My Stats