Pengaruh financial distress, ukuran perusahaan klien dan ukuran kap terhadap pergantian auditor pada sektor industri barang konsumsi di bei

Alfonsus Sarumaha, Indah Lidia Manik, Wenny Anggeresia Ginting

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial distress, ukuran  perusahaan klien dan ukuran KAP terhadap pergantian auditor. Penelitian ini menggunakan data sekunder laporan auditan perusahaan sektor industri barang konsumsi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2018. Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan sektor industri barang konsumsi menggunakan metode purposive sampling. Sampel yang layak digunakan sebanyak 30 perusahaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode analisis regresi logistik dengan penggunaan program SPSS 24. Berdasarkan hasil pengujian oleh penelti, menunjukkan bahwa financial distress tidak berpengaruh signifikan terhadap pergantian auditor. sedangkan ukuran perusahaan klien dan ukuran KAP berpengaruh signifikan terhadap pergantian auditor.


Keywords


Financial distress; ukuran perusahaan klien; ukuran kap; pergantian auditor

References


Arikunto, S. (2013). Metode Penelitian kuantitatif kualitatif dan R&D. Alfabeta: Bandung.

Arsih, L., & Anisykurlillah, I. (2015). Pengaruh Opini Going Concern, Ukuran Kap Dan Profitabilitas Terhadap Auditor Switching. Accounting Analysis Journal, 4(3).

Dwiyanti, R. M. E., & Sabeni, A. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Auditor Switching Secara Voluntary. 3, 716–723.

Faradila, Y., & Yahya, M. R. (2016). Pengaruh opini audit, financial distress, dan pertumbuhan perusahaan klien terhadap auditor switching (studi pada perusahaan Manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2010-2014). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, 1(1), 81–100.

Ghozali, I. (2006). Aplikasi analisis multivariate dengan program SPSS. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Juliantari, N. W. A., & Rasmini, N. K. (2013). Auditor switching dan Faktor-faktor yang Mempengaruhinya. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 3(3), 231–246.

Keuangan, M. (2008). Peraturan Menteri Keuangan Nomor 17/PMK. 01/2008 tentang “Jasa Akuntan Publik.” Jakarta: Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Mohamed, D. M., & Habib, M. H. (2013). Auditor independence, audit quality and the mandatory auditor rotation in Egypt. Education, Business and Society: Contemporary Middle Eastern Issues.

Prastiwi, A., & Wilsya, F. (2009). Faktor-faktor yang mempengaruhi pergantian auditor: Studi Empiris Perusahaan Publik di Indonesia. Jurnal Dinamika Akuntansi, 1(1).

Pratini, I., & Astika, I. B. P. (2013). Fenomena Pergantian Auditor di Bursa Efek Indonesia. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana, 5(2), 470–482.

Rahmawati, F., & MARSONO, M. (2011). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perusahaan yang Terdaftar di BEI Melakukan Pergantian Kantor Akuntan Publik. Universitas Diponegoro.

Rizkilah, R. (2012). FAKTOR–FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP AUDITOR SWITCHING PADA PERUSAHAAN PERBANKAN DI INDONESIA.

Wea, A. N. S., & Murdiawati, D. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi auditor switching secara voluntary pada perusahaan manufaktur. Jurnal Bisnis Dan Ekonomi, 22(2).

Winarmoko, A. (2014). ANALISIS EMPIRIS PERGANTIAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK SETELAH ADA KEWAJIBAN ROTASI AUDIT (Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar di BEI periode 2009-2011). UNIVERSITAS STIKUBANK SEMARANG.




DOI: http://dx.doi.org/10.29264/jakt.v17i2.7859

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 AKUNTABEL

 

Indexing:

 

 

 

AKUNTABEL: Jurnal Akuntansi dan Keuangan pISSN: 0216-7743  eISSN: 2528-1135  Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

 

View My Stat